Press "Enter" to skip to content

KRI Bima Suci Tiba di Singapura, Perkuat Diplomasi Maritim Indonesia

Social Media Share

KRI Bima Suci sandar di Changi Naval Base, Singapura. Lanjutkan misi diplomasi dan KJK 2026, membawa semangat maritim Indonesia ke dunia.(Foto: Ist)

SINGAPURA, NP — Kapal layar latih kebanggaan TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci, tiba di Dermaga Changi Naval Base, Singapura, dalam rangka melanjutkan etape pelayaran Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa serta Latihan Praktek Kartika Jala Krida (KJK) 2026.

Kedatangan KRI Bima Suci menandai kelanjutan misi pelayaran diplomasi yang diikuti Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73. Kehadiran kapal ini menjadi simbol persahabatan sekaligus komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama maritim dan hubungan bilateral dengan Singapura.

Kapal tersebut disambut oleh Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Singapura Susilo Djati Ismojo, Sahli Kasal Laksda TNI Monang Hatarongan, Atase Pertahanan RI Kolonel (Pnb) Hendra Supriyadi, Atase Laut Kolonel (Mar) Novianto Danang Kurniawan, Atase Darat Kolonel Inf M. Windra Lisrianto, Staf KBRI Singapura Wiliyam Saroinsong, ILO IFC Letkol Laut (P) Wahyu Idarta, Asisten Atase Pertahanan Mayor Laut (P) Ardias Martanto, serta pejabat Republic of Singapore Navy (RSN).

Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, M.Tr.Opsla., selaku Komandan Satgas KJK 2026, menegaskan bahwa kunjungan ke Singapura memiliki arti strategis dalam misi diplomasi TNI AL.

“Kunjungan ini merupakan bagian penting dari misi diplomasi TNI Angkatan Laut melalui jalur pelayaran. Selain mempererat hubungan bilateral Indonesia–Singapura, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para Taruna dalam memahami dinamika kerja sama maritim dan hubungan antarnegara,” ujarnya.

Selama berada di Singapura, Satgas KJK 2026 akan melaksanakan berbagai kegiatan diplomasi dan interaksi, termasuk pertukaran budaya dan kunjungan resmi, guna memperkenalkan Indonesia sekaligus mempererat hubungan kedua angkatan laut.

Program ini juga merupakan implementasi dari prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya naval diplomacy dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Melalui pelayaran ini, KRI Bima Suci diharapkan tidak hanya menjadi sarana latihan bagi Taruna AAL, tetapi juga berperan sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia di dunia internasional. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *