Press "Enter" to skip to content

Tetap Bekerja di Libur Imlek 2026, Trainer Petro Tekno Nikmati Hotel sebagai Second Home

Social Media Share

Momen spesial Long Weekend Imlek 2026, saat sejumlah “pejuang rupiah” memanfaatkan waktu jeda kerja untuk staycation di Sapphire Sky Hotel & Conference. (Foto: Ist)

TANGSEL, NP – Momen spesial libur panjang Senin–Selasa bertepatan dengan Imlek 2026 menjadi kesempatan langka bagi sebagian keluarga di kota-kota besar untuk berlibur ke luar kota bahkan ke luar negeri, melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Namun di sisi lain, ada fenomena “pejuang rupiah” yang tetap berjibaku menjalankan pekerjaan yang tak bisa ditunda karena sudah terjadwal.

“Dalam hal ini, ketika sebagian masyarakat sedang liburan dan rekreasi, saya tidak merasa canggung. Saya masih beraktivitas full selama long weekend (14–17 Februari) karena berprofesi sebagai trainer pada lembaga pelatihan teknis khususnya industri migas yang bersertifikasi internasional. Kelas hari ini (16–17 Februari) sudah terjadwal dalam agenda,” kata Jony Kurniawan, professional trainer di Petro Tekno.

Menurutnya, tetap bekerja di masa cuti bersama bukanlah hal aneh. Apalagi libur panjang kali ini berentet dengan awal Ramadan bagi umat Islam dan Rabu Abu bagi umat Katolik, sehingga menjadi kalender langka yang sarat makna spiritual bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

“Sebagai professional trainer, alur kerja kami mulai dari kedatangan di lokasi, memberi pelatihan, lalu kembali ke hotel. Memang kadang yang berkesan, kalau ada jeda satu dua hari di hotel. Saya dan beberapa trainer dari Petro Tekno (Blok E 3, BSD Tangerang Selatan/Tangsel) menginap di hotel terdekat, Sapphire Sky Hotel & Conference. Ada kesempatan bercengkrama dengan hotelier, staf hotel Sapphire, karena kami repeater guest sejak beberapa tahun lalu. Kami happy dan feel at home. Saya juga mobile, kadang bertugas ke Manokwari, Papua, Batam, Solo,” ujar pria kelahiran Palembang 53 tahun silam itu.

Jony Kurniawan, professional trainer Petro Tekno (kiri) bersama rekan sesama trainer, Syamsul Bachri (kanan), saat long weekend di Sapphire Sky Hotel & Conference. (Foto: Ist)

Ia tak menampik, banyak pekerja profesional modern kerap mengalami kelelahan pada periode tertentu, sehingga membutuhkan waktu luang ekstra untuk memulihkan energi fisik yang terkuras.

“Kalau kondisinya seperti itu, saya bisa saja staycation dengan keluarga. Saya bisa meluangkan waktu untuk keluarga, staycation,” kata Jony saat berbincang santai dengan Redaksi di lounge Sapphire Sky Hotel, BSD City, Jl. BSD Boulevard Utara, Tangerang Selatan, Senin (16/2/2026).

Dengan mobilitas tinggi, ia merasa beruntung menemukan hotel yang lokasinya berdekatan dengan tempat kerjanya di kawasan BSD, Tangerang Selatan. Di tengah jadwal padat, hotel tempat menginap bisa menjadi second home, bahkan menghadirkan suasana layaknya staycation, terlebih ketika terjalin keakraban dengan manajemen dan staf hotel.

Di tengah keakraban itu, ia mengaku memiliki preferensi tersendiri saat check in, yakni memilih kamar dengan nomor berakhiran 19.

“Saya memilih nomor kamar hotel yang belakangnya 19 karena alasan dengan lift. Saya pilih 519 (lantai 5) atau 619 (lantai 6). Itu bukan angka favorit, tapi mungkin karena suasana akrab dan punya kesan tersendiri. Karena dekat lift, sebentar-sebentar terdengar suara ting-tong, suara orang berjalan. Secara psikologis, saya seperti tidak sendirian, melainkan ada keramaian juga. Saya happy menginap di Sapphire Sky karena dekat dengan lift, dan kebetulan nomor yang belakangnya 19. Selain view juga langsung ke arah city. BSD kan juga kota yang semakin berkembang dengan berbagai aktivitasnya, terutama bisnis,” tutur Jony. (Liu)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *