Suasana doa bersama di Kolinlamil, prajurit Islam, Nasrani, dan Hindu melaksanakan ibadah sesuai keyakinan masing-masing untuk menghormati korban musibah Cisarua.(Foto:Ist)
JAKARTA, NP – Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menggelar doa bersama sebagai wujud belasungkawa atas musibah tanah longsor yang menimpa personel Yonif 9 Marinir saat melaksanakan latihan di sekitar Kampung Pasirmuncang, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada prajurit yang gugur serta ungkapan empati dan dukungan kepada keluarga korban dan seluruh jajaran Korps Marinir. Pelaksanaan doa bersama mengikuti arahan telegram Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang memerintahkan seluruh Kotama TNI AL untuk menggelar doa mulai Selasa, 27 Januari, hingga proses evakuasi dinyatakan selesai.
Di lingkungan Kolinlamil, seluruh prajurit dan PNS mengikuti doa sesuai agama masing-masing. Prajurit beragama Islam melaksanakan doa di Masjid At-Tauhid Mako Kolinlamil, prajurit Nasrani di Gedung Officer Cafe, sementara prajurit Hindu berdoa di Ruang Denma Kolinlamil.
Panglima Kolinlamil, Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, menegaskan bahwa doa bersama ini adalah wujud solidaritas dan kepedulian keluarga besar TNI AL. “Kami mendoakan para prajurit yang gugur agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Kolinlamil berharap melalui doa bersama ini semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa tetap terjaga, sekaligus menjadi penguat moral bagi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara. (red)







Be First to Comment