FGD (Forum Group Discussion)
Smart Citizenship sekaligus Lomba Kompetensi Ekosistem Cerdas Kota Bekasi 2025 yang dipusatkan di Kampung Bali Bekasi. (Foto: Banjar Bekasi)
BEKASI, NP- Pemerintahan Kotamadya Bekasi menggelar FGD (Forum Group Discussion) Smart Citizenship Kota Bekasi yang dipusatkan di Kampung Bali Bekasi.
Kegiatan yang digelar dalam rangka “Penguatan Kolaborasi & Percepatan Pengembangan Ekosistem Cerdas Kota Bekasi” pafa Kamis (11/12/2025) itu diinisiasi Diskominfostandi (Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik & Persandian) Kota Bekasi dengan sasaran Penguatan Kolaborasi antar Peserta, Komunitas & Perangkat Daerah.
Selain diskusi panel, FGD dimeriahkan dengan Lomba Kompetensi Ekosistem Cerdas Kota Bekasi 2025. Peserta Lomba terdiri dari Bank Sampah Unit Baskara Berkah, Wasistha Team, Museum Catur Indonesia, Pokdarwis Perwira, Paguyuban Warga H. Mughni, Bank Sampah Songlima, Sahabat GTI (Genggam Teman Indonesia), UMKM Naik Kelas Bekasi, Antonio Juao Silvester Bano, Bambang Surasno, Rany Rosalia, RS. Siloam Bekasi & RS. Hermina Bekasi Barat.
Pokdarwis KBB (Kelompok Sadar Wisata Kampung Bali Bekasi) berhasil meraih Juara 1 Kompetensi Ekosistem Cerdas Dimensi Smart Branding Kota Bekasi 2025. Piagam Penghargaan & Uang Pembinaan diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si. kepada Penasihat Pokdarwis KBB (Ketua RT. 011) Puji Lestari saat Apel Pagi di Lapangan Pemkot (Pemerintah Kota) Bekasi pada 24 November lalu.
Turut hadir mendampingi Puji Lestari saat menerima penghargaan yakni Sekretaris Pokdarwis KBB I Wayan Agus Sumarjaya, A.Md., S.Pd.H., Lurah Harapan Jaya Mohamad Soleh, S.T., Camat Bekasi Utara Sumpono Brama, S.STP., M.Si., serta Mantan Sekretaris Kelurahan Harapan Jaya (kini Lurah Perwira) Isma Yusliyanti, S.H., M.H.
Kolaborasi dan Penguatan Ekosistem
Sebelum diskusi FGD dimulai, dilakukan sesi pengucapan empat Yel-yel, yakni Salam Pancasila, Kampung Bali Bekasi Jaya, Bekasi Keren & Jabar Isimewa. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan latar belakang Gapura Bali.
Dekorasi Gapura Bali di Aula KBB yang berbahan kayu dan triplek tersebut adalah milik I Wayan Sunantra (Seniman Dekorasi Bali/Ketua Seksi Humas/Hubungan Masyarakat & Pengembangan SDM/Sumber Daya Manusia Pokdarwis KBB). Gapura yang dapat dibongkar-pasang tersebut dibuat oleh I Komang Sumada Adyasa dari Sanggar Seni Alam Dewata.
Diskusi panel ini bertema “Kolaborasi & Penguatan Kemampuan Digital Ekosistem Kota Cerdas Bekasi”, dengan tujuan agar siap berpartisipasi aktif dalam layanan, inovasi & ekosistem kota cerdas menuju Bekasi yang modern, inklusif dan berdaya saing.
Para pengunjung disambut dengan iringan gamelan Bali dari Sanggar Seni Alam Dewata & iringan gamelan Jawa Timur dari Ibu-ibu PKK Kampung Bali Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, selain berfoto dengan pemain gamelan, Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Drs. Nadih Arifin, M.Si. juga sempat mencoba memainkan Kenong, salah satu alat musik gamelan Banyuwangi, Jawa Timur.
Gamelan Jawa tersebut merupakan milik Ponirin Mujiono (Pecalang Pokdarwis KBB), sedangkan pelatih tabuh gamelan Jawa adalah I Wayan Sudarsana (Penari & Penabuh Alam Dewata/ Ketua Seksi Kesenian & Kebudayaan Pokdarwis KBB & RT. 011/ RW.09) dan I Putu Swastika (Penari/Pelukis/ Ketua Seksi Kebersihan & Keindahan Pokdarwis KBB/ Ketua Seksi Pembangunan RT. 011).
Acara yang digelar di Aula Kampung Bali Bekasi tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari tuan rumah, Ketua RT. 011 sekaligus Penasihat Pokdarwis KBB (Kelompok Sadar Wisata Kampung Bali Bekasi), Puji Lestari, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Drs. Nadih Arifin, M.Si. yang ditandai dengan pemukulan Petuk atau Kajar yang dipegang oleh Sekretaris Pokdarwis KBB, I Wayan Agus Sumarjaya.
Hadir pula mendampingi Kadiskominfostandi Kota Bekasi, yakni Plt. Sekretaris/Kepala Bidang e-Government Diskominfostandi Kota Bekasi, Erwin M.D., S.T., M.Si., Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud (Dinas Pariwisata & Kebudayaan) Kota Bekasi, Maja Yusirwan, S.Pd., Sub Koordinator Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemberdayaan Kepariwisataan Disparbud Kota Bekasi, Yakub Hadiansyah, S.E., Lurah Harapan Jaya, Mohamad Soleh, S.T., Wakil Ketua Pokdarwis KBB, Drs. Ketut Budiasa, M.Fil.H., serta Pandu Literasi Digital Kementerian Komdigi (Komunikasi & Digital) RI, Kristien Mey Triana, S.T., M.M., CDMS, CPSS.
Acara dihadiri para undangan, yaitu Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan Penelitian & Pengembangan Daerah Kota Bekasi, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil & Menengah Kota Bekasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi
Kemudian, Camat Bekasi Utara, Kepala Bidang Informasi Komunikas Publik Diskominfostandi Kota Bekasi, Kepala Bidang Persandian, Teknologi, Informasi & Komunikasi Diskominfostandi Kota Bekasi, Kepala Bidang Statistik Diskominfostandi Kota Bekasi.
Usai diskusi, kemudian para pengunjung berkesempatan melakukan tur untuk melihat UMKM (Usaha Mikro, Kecil & Menengah) serta sanggar seni di Kampung Bali Bekasi, seperti budi daya ikan lele sebagai salah satu ikon Ketahanan Pangan milik Drs. Ketut Budiasa, M.Fil.H. (Wakil Ketua Pokdarwis KBB), Sanggar Seni Ukir Sangging Bali milik I Wayan Sudiarta (Wakil Seksi Kesenian & Kebudayaan Pokdarwis KBB).
Kemudian diseberangnya yakni STB (Sanggar Tari Bali) Nyalian Mas milik Alm. I Wayan Widana (Ketua Pokdarwis KBB sekaligus pemilik lahan Aula KBB) yang memajang cendera mata khas Bali, penyewaan kostum Tari Bali & Busana Adat Bali, serta terdapat pajangan Barong & Rangda Pokdarwis KBB yang merupakan pemberian Dr. Tri Adhianto Tjahyono saat menjabat Plt. Wali Kota Bekasi 20 Maret 2023 lalu. (har)







Be First to Comment