Press "Enter" to skip to content

KRI Semarang-594 Turunkan Ratusan Ton Bantuan untuk Warga Sibolga

Social Media Share

Bantuan dari berbagai instansi diturunkan secara bertahap oleh prajurit TNI AL guna mempercepat distribusi ke wilayah terdampak. (Foto:Ist)

JAKARTA, NP – TNI Angkatan Laut melalui KRI Semarang-594 yang beroperasi di perairan Sumatera Utara berhasil menurunkan ratusan ton bantuan logistik kemanusiaan untuk masyarakat Sibolga, Senin (08/12). Proses debarkasi turut ditinjau Komandan Kodaeral II, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung.

Dalam keterangan tertulis Dispen TNI AL, penyaluran bantuan ini merupakan wujud sinergi TNI Angkatan Laut dengan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, swasta, dan organisasi masyarakat dalam menjawab kebutuhan logistik di wilayah terdampak. Bantuan yang diturunkan terdiri atas beragam jenis kebutuhan primer hingga perlengkapan pendukung penanganan bencana.

Beras menjadi komoditas terbesar, yakni 120 ton dari Bulog, ditambah 1.000 kg dari Koarmada RI, 2,4 ton dari Gubernur Jawa Barat, serta sejumlah ball dan paket dari Kodaeral III dan PLN.

Selain itu, ribuan dus mi instan—including 1.738 dus dari Gubernur Jawa Barat dan 180 dus dari Jalasenastri—ikut diturunkan bersama minyak goreng, sarden, sosis, kornet, gula, dan biskuit.

Bantuan non-pangan meliputi ribuan paket selimut, matras, bantal, sarung, pakaian layak pakai, serta kebutuhan balita. Kebutuhan kesehatan dan sanitasi juga menjadi prioritas, seperti masker medis, alkohol, handuk, sabun mandi, pasta gigi, popok bayi maupun dewasa, pembalut wanita, hingga deterjen.

TNI AL turut mendebarkasikan sejumlah aset pendukung mobilitas dan penanganan bencana, antara lain tiga unit perahu karet dan tiga motor tempel dari Dokpusbekbar untuk Lanal Sibolga, satu unit genset dari Kormar, satu mobil dapur lapangan dari BNPB, serta empat unit toren air otomatis dari Kodaeral III.

Seluruh bantuan tersebut kemudian dikoordinasikan bersama Lanal Sibolga dan BNPB setempat guna memastikan distribusi berlangsung cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen TNI AL dalam operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana dan distribusi bantuan kemanusiaan, sebagaimana ditegaskan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *