Press "Enter" to skip to content

NOC Indonesia Tegaskan Komitmen Safe Sport di Asian Youth Games 2025

Social Media Share

Aksi atlet muda Indonesia di arena Asian Youth Games 2025, Bahrain. (Foto: NOC Indonesia)

JAKARTA, NP – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menegaskan komitmennya mewujudkan lingkungan olahraga yang aman, inklusif, dan berintegritas melalui penerapan Program Safeguarding bagi kontingen nasional di Asian Youth Games (AYG) 2025 di Bahrain. Untuk pertama kalinya, NOC Indonesia menurunkan Safeguarding Officer resmi yang akan mendampingi atlet selama multievent internasional tersebut.

Program Safeguarding dirancang untuk memastikan setiap atlet muda dapat berkompetisi tanpa kekerasan, pelecehan, intimidasi, atau bentuk penyalahgunaan lainnya—baik fisik, verbal, maupun digital. Langkah ini merupakan kerja sama dengan Olympic Council of Asia (OCA) dan Panitia Penyelenggara Bahrain 2025, selaras dengan prinsip Safe Sport yang diadopsi secara global.

“Indonesia ingin menjadi contoh bahwa prestasi dan perlindungan bisa berjalan beriringan. Atlet muda kita berhak bertanding dengan aman dan pulang membawa pengalaman positif, bukan hanya medali,” ujar Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum NOC Indonesia, dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

Selain perlindungan fisik, program ini juga menitikberatkan pada kesehatan mental, kesetaraan gender, dan literasi digital sebagai pendekatan holistik dalam mendukung tumbuh kembang atlet muda.

“Kehadiran program ini bukan sekadar perlindungan, tetapi juga menciptakan rasa aman, menghormati martabat atlet, dan membangun budaya peduli di dunia olahraga,” kata Tabitha Charmaine Sumendap, Safeguarding Officer sekaligus anggota Komisi Sports for All NOC Indonesia yang akan mendampingi tim ke Bahrain.

Ke depan, NOC Indonesia berencana memperluas penerapan Safeguarding melalui kerja sama strategis dengan Alliance of Independent Recognized Members of Sport (AIMS). Kolaborasi ini mencakup isu perlindungan atlet, pencegahan perdagangan manusia (human trafficking), serta peningkatan kesadaran akan keamanan olahraga di tingkat internasional.

Program Safeguarding memastikan setiap atlet—baik junior maupun senior—memahami hak-haknya dan terlindungi dari pelecehan, eksploitasi, atau tekanan, termasuk dalam hal pergantian kewarganegaraan atau perwakilan daerah. Sistem ini juga membuka jalur aman bagi atlet dan ofisial untuk menyampaikan keluhan atau kekhawatiran kepada petugas terlatih.

Melalui langkah ini, NOC Indonesia memperkuat prinsip Safe Sport for All”, menempatkan Indonesia di garis depan upaya regional membangun ekosistem olahraga yang aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi penerus bangsa. Program Safeguarding menjadi bagian penting dari kerja Komisi Sports for All NOC Indonesia yang berfokus pada edukasi, pencegahan, dan perlindungan terhadap segala bentuk kekerasan dalam olahraga. (Wahyu Wepe)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *