Press "Enter" to skip to content

KAI Daop 7 Madiun Tawarkan Promo Tiket Ekonomi Non-Subsidi

Social Media Share

Suasana stasiun Madiun, penumpang siap berangkat dengan tiket diskon 30% yang masih berlaku hingga 10 Januari.(Foto: Ist)

MADIUN, NP – Meskipun periode puncak angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah berlalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat bahwa program promo diskon tiket sebesar 30% masih berlaku hingga 10 Januari 2026.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa perpanjangan informasi ini bertujuan meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan penawaran spesial ini. Diskon 30% untuk kelas ekonomi non-subsidi merupakan bagian dari stimulus KAI untuk mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini juga bentuk apresiasi kami dengan memberikan kemudahan mobilisasi bagi pelanggan yang masih ingin melakukan perjalanan di awal tahun,” ujar Tohari dalam keterangan resmi, Kamis (8/1/2026).

Program diskon berlaku untuk tiket yang dibeli sejak 21 November 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode keberangkatan dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Tiket promo dapat diperoleh melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI atau situs booking.kai.id.

Syarat dan Ketentuan:

  1. Pembelian tiket diskon dapat dilakukan di semua kanal penjualan resmi hingga 10 Januari 2026.
  2. Diskon berlaku untuk keberangkatan kereta hingga 10 Januari 2026.
  3. Berlaku untuk Kelas Ekonomi Komersial (Non-Subsidi).
  4. Tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan diskon lain.
  5. Tiket diskon dapat dibatalkan atau diubah jadwal sesuai aturan KAI.
  6. Daftar KA promo dan jadwal keberangkatan dapat dicek melalui aplikasi Access by KAI.
  7. Promo berlaku selama alokasi tiket masih tersedia.

KA Ekonomi Non-Subsidi dengan Diskon 30%:

A. KA keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun:

  • KA 161–162 Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen PP)
  • KA 151–152 Brantas (Blitar – Pasar Senen PP)
  • KA 143–144 Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen PP)
  • KA 149–150 Singasari (Blitar – Pasar Senen PP)

B. KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun:

  • KA Gaya Baru Malam Selatan (Surabaya Gubeng – Pasar Senen PP)
  • KA Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen PP)
  • KA Logawa (Ketapang – Purwokerto via Surabaya Gubeng PP)
  • KA Malabar (Malang – Bandung PP)
  • KA Malioboro Ekspres (Malang – Purwokerto PP)
  • KA Kertanegara (Malang – Purwokerto PP)
  • KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen PP)
  • KA Mutiara Selatan (Surabaya Gubeng – Bandung PP)
  • KA Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiaracondong PP)
  • KA Sancaka (Yogyakarta – Surabaya Gubeng PP)
  • KA Wijayakusuma (Cilacap – Ketapang via Surabaya Gubeng PP)
  • KA Ranggajati (Cirebon – Jember PP)

Tohari menambahkan bahwa program ini diharapkan membantu masyarakat mengatur mobilitas pasca-libur panjang dengan biaya lebih terjangkau.

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan prima. Dengan adanya diskon ini, kami berharap kereta api semakin dicintai sebagai transportasi bebas macet sekaligus ekonomis bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup Tohari. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *