Press "Enter" to skip to content

Film “Tak Kenal Maka Ta’aruf” Angkat Isu Cinta dan Iman Anak Muda

Social Media Share

Keteguhan iman, luka keluarga, dan keberanian mencintai. Film religi modern yang menyentuh hati. (artwork dok)

JAKARTA, NP – Film terbaru bertajuk Tak Kenal Maka Ta’aruf besutan sutradara Toma Margens dijadwalkan tayang serentak di bioskop nasional pada 13 November 2025. Mengusung genre drama religi modern, film ini menyajikan kisah emosional tentang pencarian makna cinta dalam bingkai keimanan dan nilai keluarga.

Aktris muda Sadkia Chadwik tampil memikat sebagai pemeran utama, Zoya, seorang mahasiswi kedokteran yang dikenal taat beragama namun menyimpan ketakutan mendalam terhadap cinta. Karakter ini, menurut Sadkia, menjadi tantangan tersendiri karena memadukan sisi rasional dan emosional yang kompleks.

“Zoya ini takut mencintai karena masa lalunya. Tapi justru cinta yang menjadi jalan penyembuhan. Ceritanya sangat menyentuh karena dekat dengan realita banyak orang,” ujar Sadkia dalam sesi jumpa pers usai peluncuran trailer di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2025).

Zoya digambarkan sebagai pribadi yang tumbuh dalam keluarga yang dilanda luka batin akibat cinta yang gagal. Dua kakaknya menjadi cermin dari trauma keluarga, sementara kehilangan sosok ayah menjadi latar batin yang memperkuat dimensi emosionalnya. Film ini juga menampilkan Fadi Alaydrus sebagai Faris, tokoh pria yang membawa warna baru dalam kehidupan Zoya.

“Aku ingin Faris tampil lembut namun punya prinsip. Karakternya menantang, tapi chemistry kami cepat terbangun,” ungkap Fadi.

Melalui pertemuan Zoya dan Faris, film ini mengajak penonton menelaah pergulatan batin anak muda dalam menyeimbangkan perasaan cinta dengan prinsip hidup. Produser Wahyudi menyampaikan bahwa film ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pesan moral yang relevan.

“Lewat Tak Kenal Maka Ta’aruf, kami ingin menyampaikan bahwa mencintai bisa dilakukan secara benar, tanpa kehilangan arah. Ini penting bagi generasi muda yang sedang mencari jati diri,” ujarnya.

Dengan sinematografi yang mengedepankan nuansa kontemplatif dan alur cerita yang kuat, Tak Kenal Maka Ta’aruf digadang-gadang menjadi salah satu film religi yang mengangkat wajah baru perfilman nasional—lebih segar, kontekstual, dan sarat makna.(Wahyu Wepe)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *