Panglima Run 2025, yang diikuti 8.312 peserta dari kalangan prajurit TNI-Polri, komunitas lari, dan masyarakat umum.(Ist)
JAKARTA, NP – Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu dan Minggu (20–21 September 2025), dalam gelaran TNI AD Fair 2025. Acara yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 TNI ini tidak hanya menampilkan kekuatan alutsista, tetapi juga menjadi wadah interaksi hangat antara prajurit dan masyarakat.
Selama dua hari, masyarakat disuguhi pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AD, mulai dari Tank Harimau, Meriam Caesar 155 mm, hingga helikopter Apache dan Mi-17V5. Tak hanya itu, sebanyak 22 stand satuan TNI AD menghadirkan beragam informasi, layanan, serta permainan edukatif yang mengedukasi dan menghibur.
Salah satu stand yang paling menyedot perhatian adalah stand rekrutmen prajurit, yang membuka akses informasi masuk TNI secara transparan dan bebas biaya. Para generasi muda pun terlihat antusias berdialog langsung dengan para prajurit terkait proses pendaftaran.
“Acara ini bukan sekadar pameran, tetapi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin memperkenalkan Angkatan Darat secara lebih dekat, terbuka, dan inklusif,” ujar Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat meninjau langsung pameran.
Layanan Kesehatan Gratis, Dapur Lapangan, hingga Dukungan UMKM
Sentuhan humanis tampak dari keberadaan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang memberikan layanan kesehatan gratis, donor darah, dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk pengemudi ojek daring.
Data resmi mencatat, sebanyak 557 orang mengikuti pemeriksaan laboratorium, 204 orang menjalani fisioterapi, 348 orang mendapatkan pemeriksaan HRV dan metabolik, serta 390 orang menerima layanan radioterapi. Tiga rumah sakit besar TNI AD — RSPAD Gatot Soebroto, RS Ridwan, dan RS Ciremai — turut ambil bagian dalam kegiatan sosial ini.
Sementara itu, Pusbekangad menunjukkan profesionalismenya lewat Dapur Lapangan yang setiap hari membagikan makanan gratis. Sebanyak 1.700 porsi nasi boks dibagikan di hari pertama, dan 3.000 porsi pada hari kedua.
Kepedulian terhadap pelaku UMKM juga ditunjukkan dengan aksi memborong dagangan pedagang es krim keliling, yang kemudian dibagikan secara gratis kepada pengunjung.
“Senang banget, dagangan saya diborong sama Bapak Tentara. Terima kasih banyak, Pak,” ungkap seorang pedagang es krim dengan mata berkaca-kaca.
Panggung Hiburan dan Lari Bersama Panglima
Kemeriahan semakin terasa di area hiburan rakyat, di mana Kartika Orchestra Ditajenad dan band-band TNI AD menyuguhkan musik penuh semangat. Ribuan pengunjung juga menikmati 4.000 cup kopi gratis, berbagai fun games, serta souvenir menarik seperti mug dan gantungan kunci bagi 6.600 pengunjung pertama.
Puncak kegiatan terjadi di hari kedua lewat gelaran Panglima Run 2025, yang diikuti 8.312 peserta dari kalangan prajurit TNI-Polri, komunitas lari, dan masyarakat umum. Hadir dan ikut berlari dalam suasana penuh sportivitas, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi R, serta para kepala staf angkatan.
“Kami sangat berterima kasih atas antusiasme masyarakat. Ini menjadi cermin eratnya hubungan TNI dan rakyat,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana,
Dengan mengusung tema “TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU”, TNI AD Fair 2025 membuktikan diri sebagai ruang publik yang inklusif, edukatif, dan membangun. Lebih dari sekadar pameran, acara ini memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat, serta memperlihatkan wajah humanis TNI AD di tengah masyarakat.(red)







Be First to Comment