Press "Enter" to skip to content

Dansatdik AAL: SDM Berkarakter Bahari Kunci Sukses Kampung Nelayan Merah Putih

Social Media Share

Pembinaan peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menjadi langkah strategis dalam mencetak agen perubahan berkarakter bahari yang siap menggerakkan pembangunan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (Foto: Ist)

SURABAYA, NP – Keberhasilan Program Kampung Nelayan Merah Putih ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter bahari. Karena itu, pembinaan peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menjadi langkah strategis untuk mencetak agen perubahan yang mampu mendorong kemajuan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Komandan Satuan Pendidikan Akademi Angkatan Laut (Dansatdik AAL), Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, S.T., M.Han., menegaskan bahwa karakter bahari harus menjadi fondasi utama setiap peserta SPPI. Nilai-nilai disiplin, integritas, kepemimpinan, tanggung jawab, gotong royong, semangat melayani, serta kecintaan terhadap kemaritiman Indonesia harus melekat sebagai jati diri calon penggerak pembangunan pesisir.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih harus dimulai dari pembangunan manusianya. SPPI harus menjadi generasi muda berkarakter bahari yang mampu menjadi teladan, menggerakkan masyarakat, serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” tegas Kolonel Marinir Kakung Priyambodo dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, pembangunan karakter merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan SDM yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Karena itu, konsep Nelayan Naik Kelas tidak semata dimaknai sebagai peningkatan hasil tangkapan atau pendapatan, melainkan transformasi pola pikir masyarakat pesisir agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu mengelola potensi kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, memperkuat kelembagaan ekonomi, serta menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan kewirausahaan.

Dengan transformasi tersebut, nelayan diharapkan tidak lagi hanya menjadi pencari ikan, tetapi berkembang menjadi pelaku utama ekonomi maritim yang mandiri, modern, produktif, dan memiliki daya saing.

Sebagai lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut, Satdik AAL terus memperkuat pembinaan karakter bela negara, kepemimpinan, nasionalisme, profesionalisme, serta etos kerja sebagai bekal utama peserta SPPI dalam mengemban pengabdian di tengah masyarakat. Pembinaan tersebut sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung percepatan program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan.

Melalui sinergi Satdik AAL, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, pembinaan SPPI diharapkan melahirkan generasi penggerak pembangunan pesisir yang inovatif, berintegritas, dan berdaya saing. SDM berkarakter bahari inilah yang diyakini menjadi fondasi utama mewujudkan Nelayan Naik Kelas, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir, serta mengakselerasi cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia menuju Indonesia Emas 2045. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *