Suasana long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai terlihat di sejumlah stasiun dengan meningkatnya arus keberangkatan penumpang. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP — Suasana long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai terasa di berbagai perjalanan kereta api. Hingga Rabu (13/5/2026) pukul 11.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 584.695 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026.
Jumlah keberangkatan pada Rabu (13/5/2026) diperkirakan masih terus bertambah hingga malam hari dan menjadi puncak arus keberangkatan pada periode long weekend kali ini.
Adapun okupansi harian sementara penjualan tiket selama periode tersebut tercatat sebagai berikut: Rabu (13/5) sebanyak 161.028 tiket, Kamis (14/5) 131.206 tiket, Jumat (15/5) 80.453 tiket, Sabtu (16/5) 91.051 tiket, dan Minggu (17/5) 120.957 tiket.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perjalanan selama long weekend kali ini masih didominasi oleh rute-rute menuju kota wisata, kuliner, dan destinasi dengan akses perjalanan yang mudah dijangkau menggunakan kereta api. Ia menegaskan bahwa “kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati libur panjang karena perjalanan terasa lebih santai dan praktis,” sekaligus menambahkan bahwa pelanggan “bisa langsung tiba di pusat kota dan melanjutkan perjalanan wisata dengan lebih mudah.”
Tingginya minat pelanggan juga tercermin dari relasi-relasi favorit yang banyak menghubungkan kawasan wisata, kota budaya, hingga jalur dengan panorama khas daerah. Sejumlah perjalanan bahkan menjadi bagian dari pengalaman liburan itu sendiri karena melintasi pesisir, pegunungan, hingga kota-kota heritage yang ramai dikunjungi saat musim liburan.
Berikut 10 KA jarak jauh (JJ) dan lokal favorit selama periode long weekend: KA Airlangga relasi Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi dengan 19.303 pelanggan; KA Serayu relasi Pasarsenen–Purwokerto 17.313 pelanggan; KA Pandanwangi relasi Jember–Ketapang (PP) 16.255 pelanggan; KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai (PP) 16.252 pelanggan; KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima (Padang)–Naras (Pariaman) (PP) 15.343 pelanggan; KA Pangrango relasi Bogor Paledang–Sukabumi (PP) 14.838 pelanggan; KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang (PP) 13.585 pelanggan; KA Joglosemarkerto relasi Yogyakarta–Solo–Semarang–Purwokerto–Cilacap (loop line) 12.510 pelanggan; KA Rajabasa relasi Tanjung Karang–Kertapati (PP) 12.484 pelanggan; serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung (PP) 11.857 pelanggan.
Relasi menuju Yogyakarta, Bandung, Purwokerto, Sukabumi, hingga Banyuwangi masih menjadi favorit karena menawarkan pengalaman wisata yang beragam di setiap kota. Yogyakarta dan Bandung ramai dipilih untuk wisata kuliner, belanja, serta kawasan heritage, sementara Sukabumi diminati karena suasana pegunungan dan destinasi alamnya. Banyuwangi sendiri menjadi pintu gerbang menuju berbagai destinasi wisata unggulan di ujung timur Pulau Jawa.
Sementara itu, KA Joglosemarkerto juga mencatat tingginya minat pelanggan karena menghubungkan sejumlah kota wisata dan budaya dalam satu lintasan perjalanan, mulai dari Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, hingga Cilacap. Di Sumatra, tingginya permintaan terhadap KA Putri Deli, Pariaman Ekspres, dan Rajabasa menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap aktif selama libur panjang, baik untuk wisata keluarga maupun perjalanan antarkota.
Anne menambahkan bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanan sesuai ketersediaan kursi. Ia menegaskan, “Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya,” seraya memastikan bahwa masih tersedia berbagai pilihan perjalanan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan libur panjang dengan kereta api.
“Masih tersedia berbagai pilihan perjalanan untuk masyarakat yang ingin menikmati libur panjang menggunakan kereta api,” tutup Anne. (red)







Be First to Comment