Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti buka puasa bersama prajurit Kolinlamil di Tanjung Priok, Rabu (4/3/2026). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Senja yang perlahan meredup di Markas Komando Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, menghadirkan suasana khidmat pada Rabu (4/3/2026). Di bulan suci Ramadhan, keluarga besar Kolinlamil menggelar buka puasa bersama dalam nuansa hangat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, dihadiri Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Kolinlamil Ny. Hesti Rudhi Aviantara, serta seluruh prajurit dan Ibu-ibu PG Jalasenastri Kolinlamil. Momentum tersebut menjadi cerminan soliditas dan kekeluargaan yang terjalin erat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga dalam kehidupan spiritual dan sosial.
Seluruh prajurit Kolinlamil turut hadir tanpa terkecuali. Tidak hanya prajurit yang menjalankan ibadah puasa, prajurit yang beragama lain pun ambil bagian dalam acara tersebut sebagai wujud toleransi, solidaritas, dan kebersamaan yang kokoh di lingkungan Kolinlamil.
Menjelang waktu berbuka, suasana kian terasa syahdu. Lantunan doa dan tausiyah singkat mengiringi detik-detik pergantian waktu, mengingatkan akan makna kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur yang terkandung dalam ibadah puasa.
Di sela kegiatan, dilaksanakan pula pemberian santunan dan tali asih kepada anak-anak yatim dari Yayasan Murni Jaya Jakarta Utara sebagai wujud kepedulian sosial keluarga besar Kolinlamil. Momen tersebut berlangsung haru; perhatian dan kasih sayang yang diserahkan dengan tulus menghadirkan senyum bahagia di wajah anak-anak yang menerima.
Saat azan Maghrib berkumandang, seluruh hadirin serentak membatalkan puasa dengan hidangan takjil yang telah tersaji, menutup penantian dalam suasana penuh keberkahan. Santapan yang dihidangkan terasa istimewa, bukan semata karena cita rasanya, melainkan karena kehangatan kebersamaan yang menyertainya. Menu sederhana namun dinanti di bulan Ramadhan—takjil manis, bakso hangat, hingga soto ayam—menjadi pengikat kebersamaan prajurit Kolinlamil sore itu.
Dalam sambutannya, Panglima Kolinlamil menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas, serta menumbuhkan kepedulian antarsesama.
“Ramadhan mengajarkan kita arti kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan implementasikan dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh prajurit serta keluarga besar Kolinlamil. Senja pun berganti malam, namun kehangatan yang tercipta dalam kebersamaan itu seakan tetap menyala, menjadi penguat semangat pengabdian di tengah samudera tugas yang menanti. (red)







Be First to Comment