Press "Enter" to skip to content

Koarmada IV Gelar Manlap Latopshantai 2025, Uji Kesiapan Tempur dan Sinergi Antarunsur

Social Media Share

Suasana Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) TA 2025 di Pantai Nelayan, Sungailiat, Kepulauan Bangka Belitung. (Foto: Ist)

BATAM, NP – Dalam menunjukkan kesiapan tempur, profesionalisme, serta kemampuan operasi laut terpadu, TNI AL Koarmada IV melaksanakan Management Control Lapangan (Manlap) Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) Tahun Anggaran (TA) 2025 pada Minggu (15/2/2026).

Komandan Koarmada IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla bertindak sebagai Pangkogasgabhantai melaksanakan pengendalian, pengawasan, serta evaluasi seluruh tahapan Latihan Operasi Pertahanan Pantai yang digelar di Pantai Nelayan, Sungailiat, Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan operasi tersebut melibatkan sembilan KRI, tujuh pesawat udara, serta 1.443 personel gabungan dari unsur laut dan unsur Marinir. “Latihan ini menjadi pembuktian pentingnya kesiapsiagaan personel, ketepatan prosedur, serta soliditas dan koordinasi antarunsur dalam mendukung keberhasilan Operasi Pertahanan Pantai,” ujarnya.

Kehadiran Komandan Koarmada IV mendampingi Kasal, lanjutnya, menegaskan komitmen TNI AL di perbatasan untuk terus bersinergi antarunsur laut, udara, dan Marinir dalam skenario operasi pertahanan pantai. Hal tersebut menjadi gambaran konkret kesiapan TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional.

Masyarakat di sekitar Sungailiat tampak antusias menyaksikan kemampuan prajurit TNI Angkatan Laut dalam latihan tersebut. Rasa kagum dan bangga terlihat dari wajah mereka saat menyaksikan simulasi ledakan, peluncuran roket, hingga rentetan tembakan yang menggema di kawasan pesisir.

Dengan terlaksananya Latihan Operasi Pertahanan Pantai ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap, profesional, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah pantai Indonesia guna mendukung terjaganya kedaulatan dan keamanan wilayah pesisir nasional. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *