Press "Enter" to skip to content

Beasiswa Studi di Belanda, Nuffic Neso Indonesia Beri Kesempatan

Social Media Share

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl. (ist)

JAKARTA, NP – Nuffic Neso Indonesia kembali menggelar acara tahunan Holland Scholarship Day ke 7, di Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda, Sabtu (18/1/2020). Acara ini  menyediakan informasi paling lengkap dan menyediakan konsultasi langsung tentang berbagai opsi beasiswa untuk studi ke Belanda.

Sebanyak 17 perwakilan universitas Belanda (universitas riset dan universitas ilmu terapan) juga ikut serta untuk memberikan kesempatan para calon pelamar  mendapatkan informasi dan berkonsultasi langsung.

Para alumni Belanda juga membuat acara ini lebih bermakna dengan berbagi tips dan kiat-kiat mendapatkan beasiswa dalam sebuah talkshow dengan tema “Behind the Scene of Scholarship Applications. Beberapa workshop  seperti penulisan motivation statement dan tes IELTS juga diadakan dan membuat acara ini secara keseluruhan menjadi one stop shopping bagi para pencari beasiswa.

Antusias para  pelamar beasiswa Studi di Belanda  untuk memperoleh informasi. (ist)

Ternyata cukup banyak pilihan bagi pencari beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke negeri Kincir Angin itu. Beasiswa tersebut berasal dari berbagai sumber pendanan baik dari pihak Belanda maupun Indonesia. Skemanya pun beragam. LPDP dan program 5000 Doktor dari Kementerian Agama adalah beberapa beasiswa yang didanai oleh pemerintah Indonesia, sementara StuNed dan Orange Knowledge Program (OKP) adalah beasiswa penuh dari pemerintah Belanda yang diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia. Selain itu juga banyak beasiswa parsial seperti Orange Tulip Scholarship dan Holland Scholarhship  Karenanya peluang ini harus dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk semua yang ingin menempuh studi lanjutan di Belanda.

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, mengungkapkan bahwa Nuffic Neso Indonesia juga membuka peluang kerjasama dalam bentuk co-funding beasiswa bagi organisasi di Indonesia baik dari pemerintahan ataupun swasta yang diperuntukkan bagi staf organisasi tersebut. Skema ini bukan saja untuk optimalisasi dana beasiswa namun juga untuk menghasilkan dampak yang segera dapat dirasakan oleh organisasi tempat para penerima beasiswa berasal. Karenanya ia berharap agar kerjasama co-funding  ini dapat dikembangkan lebih luas lagi.

Baca Juga  Atraksi JAT di langit Batam, Pukau Masyarakat

Indy Hardono, Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, dalam paparannya yang berjudul “Scholarship: The Winning Strategy.menjelaskan pentingnya calon pelamar beasiswa mendapatkan informasi yang lengkap dan komprehensif dari sumber yang terpercaya. Para calon pelamar perlu memahami bahwa sekedar memenuhi persyaratan saja tidak lah cukup.

Banyak hal yang menjadi kunci keberhasilan untuk mendapatkan beasiswa diantaranya pemahaman tentang persyaratan dan kriteria dan tentang latar belakang serta tujuan dari setiap beasiswa. Indy juga menekankan bahwa faktor-faktor penyebab kegagalan beasiswa, terutama disebabkan oleh ketidaksiapan dan kekurang seriusan calon pelamar.  Karena persiapan matang dan motivasi kuat menjadi kunci keberhasilan mendapatkan beasiswa idaman.

Nuffic Neso Indonesia adalah kantor perwakilan Nuffic, organisasi non-profit di Belanda yang ditunjuk resmi untuk menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan dan didanai oleh pemerintah Belanda. Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi umum serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris. Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda, serta menawarkan –mewakili pemerintah Belanda, beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya; www.nesoindonesia.or.id. (rls)