Press "Enter" to skip to content

Tingkatkan Ekonomi Nasional, Kemenristekdikti Kembangkan Kawasan Sains Teknologi

Social Media Share

Kemal Prihatman memperkenalkan helm hasil riset, yang terbuat dari serat kelapa. Hasil uji kekuatan, helm ini ternyata lebih mampu menahan getaran, saat terjadi benturan.(red)

JAKARTA, NP – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti melakukan terobosan melalui Pengembangan Kawasan Sains dan Teknologi untuk meningkatkan  daya saing dan perekonomian nasional.

“Kita terus berupaya meningkatkan fasilitasi dan asistensi teknis dalam mendukung peningkatan kinerja lembaga litbang/pengembang teknologi, serta mutu  produk dan keberterimaannya pada industri nasional maupun internasional,” kata Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan, Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Kemal Prihatman, di Jakarta, Kamis (23/8/2019).

Selain fasilitasi yang diberikan langsung kepada kelembagaan litbang, Kemenristekdikti juga melakukan pendekatan kepada badan usaha /industri inovatif yang mengaplikasikan hasil riset lembaga litbang di Indonesia dalam pengembangan produknya, dengan memberikan apresiasi Innovative Industrial Research and Development Institution (IIRDI) Award.

Kemal menambahkan, Platform Sinergi Pusat Unggulan Iptek (PUI) merupakan fasilitas yang dikembangkan mulai tahun 2017, yang diberikan kepada Lembaga Litbang PUI untuk melakukan koordinasi dalam kegiatan riset, dengan mensinergikan keunggulan dan kebutuhan masing-masing lembaga litbang, serta stakeholder lainnya.

Kemal menjelaskan, platform sinergi bersifat dinamik, mengikuti kebutuhan pengguna pasar dengan mengedepankan pemanfaatan dan keunggulan riset lembaga litbang.

Platform ini tersedia online, sehingga lembaga litbang bisa melakukan identifikasi sinergi secara real time. Sampai dengan saat ini telah terjalin lebih dari seribu potensi kegiatan sinergi diantara 137 lembaga litbang PUI, yang 109 diantaranya sedang dan akan dilakukan oleh lembaga litbang PUI pada tahun 2019.

“Melalui platform ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan bersama yang menghasilkan produk unggul dengan menggunakan sumber daya riset yang lebih efektif dan efisien,”ujar Kemal. (red)

Baca Juga  Menko Luhut Dorong Masyarakat Manfaatkan Teknologi