Press "Enter" to skip to content

Menteri Nasir: Dirikan Perguruan Tinggi, Pikirkan “Demand Side”

Social Media Share

LUBUK LINGGGAU, NP – Pembangunan ekonomi Indonesia mengalami tranformasi dari natural base economy menjadi knowledge based economy yang berbasis pada keunggulan sumber daya alam, sumber daya manusia, serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Paradigma lama perguruan tinggi (PT) sebagai wahana knowledge creation and transmission dalam semi-isolated space berubah dan menjadikan PT sebagai wahana re-creation and connecting knowledge dalam open space, sehingga PT perlu di dorong untuk melakukan terobosan dengan mengintegrasikan kemajuan yang dicapai dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran.

Hal tersebut disampaikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada peletakan batu pertama atau Ground Breaking Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis (STIEBI) Prana Putra di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan (25/7).

“Membangun sekolah itu mudah, namun yang perlu kita dorong adalah strategi bagaimana menghasilkan SDM berkualitas. Selain itu ketika mendirikan perguruan tinggi (PT) yang perlu kita perhatikan adalah “demand side”, siapa yang akan menyerap lulusan ini, agar tidak menciptakan pengangguran,” ujar Menteri Nasir dalam rilis nya, Jumat (26/7/2019).

Walikota Lubuk Linggau SN Prana Purtra Sohe sekaligus pendiri STIEBI Prana Putra berharap dengan dibangunnya sekolah ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi di Bumi Sebiduk Semare.

“Tujuannya tak lain membangun daya saing di Kota Lubuklinggau, karena kita ingin menjadikan Lubuklinggau menjadi kota tujuan pendidikan,” ucapnya

Pada peletakan batu pertama atau Ground Breaking Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis (STIEBI) Prana Putra turut hadir mendampingi Menristekdikti Sekretaris Ditjen Kelembagaan Iptek & Dikti Agus Indarjo, Kepala LLDIKTI Wilayah II Slamet Widodo, Wakil Rektor Universitas Sriwijaya Zainuddin Nawawi, Walikota dan Wakil Walikota Lubuk Linggau beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya.(red)

Baca Juga  WHO: Kasus Campak di Dunia Meningkat Tiga Kali Lipat