Press "Enter" to skip to content

Menristek Bambang Inginkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan PTN

Social Media Share

JAKARTA, NP – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S Brodjonegoro mengungkapkan ingin mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Hal ini karena Kemenristek/BRIN masih mengemban tanggung jawab dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Dharma Penelitian dan Pengabdian Masyarakat itu masih menjadi tanggung jawab kami sehingga meskipun ini unitnya adalah PTN yang secara hirarkis berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, n untuk aspek penelitiannya tentu kami juga harus bekerja sama supaya transparansi dan akuntabilitas dari laporan keuangan kegiatan riset juga menjadi lebih baik,” kata Menteri Bambang  dikutip dari rilis pada acara “Forum Koordinasi BPK RI dan Pengawas Internal PTN dan PTN-BH” di Kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (13/1).

Menteri Bambang menyampaikan untuk mencapai tujuan tersebut perlu ada kerjasama dan komunikasi yang baik antara BPK dengan lembaga-lembaga pemerintah yang ada dilingkungan Kemenristek/BRIN, serta pelaksanaan pengawasan internal melalui sinergitas yang lebih efektif dan efisien.

“Untuk mencapai tujuan tersebut perlu ada komunikasi yang intensif antara pihak yang diperiksa auditee dengan pihak yang memeriksa yaitu auditor. Dapat diandalkannya laporan keuangan, pengamanan aset, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, saya selaku Menristek/Kepala BRIN wajib melakukan pengendalian intern atas seluruh kegiatan pemerintah di bidang Litbangjirap,” ucapnya.

Lebih lanjut Menristek Bambang berharap forum ini bisa menjadi upaya Kemenristek/BRIN yang sedang melakukan transisi organisasi untuk dapat mempertahankan laporan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Beliau meminta stakeholder terkait untuk menyamakan persepsi, semangat dan langkah dalam pengelolaan keuangan dan pengendalian intern terkait perubahan nomenklatur dan organisasi Kemenristek-BRIN.

Baca Juga  Menristekdikti : PTN BH Harus Bisa Jadi Leading University

“Kami beharap forum ini bisa menjadi upaya ketika kita sedang melakukan transisi organisasi. Saya berpesan kepada Inspektur dan para personil Inspektur yang sekarang sebagian sudah berpindah instansi ke Kemendikbud agar dapat tetap membantu laporan keuangan Kemenristekdikti periode tahun 2019,” ujarnya.

Turut hadir pada kesempatan yang sama Anggota VI BPK, Harry Azhar, Anggota III BPK, Achsanul Qosasi, Plt. Inspektur Utama Kemenristek, Yusrial, para Ketua MWA PTN BH, para Pimpinan PTN, perwakilan Kemendikbud, serta tamu undangan lainnya.(rls)