Press "Enter" to skip to content

Lindungi Masyarakat, BATAN Siapkan Portal Monitor Radiasi di Beberapa Pelabuhan

Social Media Share

Foto Ilustrasi Pelabuhan Peti Kemas. (istimewa)

JAKARTA, NP –  Salah satu tugas yang diberikan pemerintah kepada BATAN untuk lima tahun ke depan adalah mengenai Sistem Pemantau Radiasi untuk Keamanan dan Keselamatan (SPRKK). Di dalam sistem ini, BATAN nantinya akan melengkapi sistem pendeteksi bahan radioaktif  di tempat-tempat yang dianggap rawan.

“Hal ini berguna untuk melindungi masyarakat agar tidak terkena dari penggunaan zat radioaktif yang tidak seharusnya,”kata Kepala BATAN Anhar Riza Antariksawan pada acara media briefing,  di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Kepala BATAN Anhar Riza Antariksawan pada acara media briefing, di Jakarta.(red)

“Yang kita deteksi dari lingkungan. Untuk itu kita bekerjasama juga dengan BMKG untuk memanfaatkan stasiun-stasiun pemantau cuaca mereka di beberapa tempat. Kemudian kita pasangi pendeteksi radiasi alam, terutama di udara yang berasal dari suatau negara yang tiba-tiba ada kenaikan radioaktivitas alam,”tambah Kepala BATAN.

Menurutnya, kenaikan radioaktivitas alam, diantaranya kemungkinan ada yang melakukan ujicoba senjata nuklir, kecelakaan nuklir di satu tempat. “Dengan alat itu bisa kita pantau,”imbuhnya.

“Detektor juga kita pasang di pelabuhan-pelabuhan atau airport. Alatnya namanya  Radiation Portal Monitors  atau portal monitor radiasi. Sekarang ini di beberapa pelabuhan sudah ada alat itu,”ungkap Kepala BATAN.

Dijelaskan Kepala BATAN, Radiation Portal Monitors  atau portal monitor radiasi bertujuan bertujuan mendeteksi kalau ada  kontener  barang – barang impor masuk ke Indonesia, di dalamnya terselip zat radioaktif  yang tidak kita kehendaki.

“Masih ada lagi detektor-detektor kecil yang dipasang untuk mendeteksi kalau di tanah ada bahan radioaktif di beberapa tempat. Alatnya berupa drone atau mobil remote, yang pengawasannya dilakukan oleh Bapeten,”tutup Kepala BATAN.(red)

 

 

 

Baca Juga  WATER CONTAINER BOMBING, Inovasi Baru TNI AU Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan