Press "Enter" to skip to content

Hong Meng OS Terbaru Huawei

Social Media Share

*** Oleh: Ricky Suwarno ***

Cina adalah raksasa yang tertidur, biarkanlah ia tertidur karena ketika ia terbangun, maka ia akan menggentarkan dunia. Itulah kutipan kata Napoleon Bonaparte setelah ia pulang dari Cina. Napoleon Bonaparte adalah seorang ahli strategi militer Prancis. Juga seorang peramal ulung. Setelah hampir 200 tahun kemudian, ucapannya terbukti benar. Saat ini, Cina telah menjadi salah satu kekuatan dunia. Dengan perekonomian dan militer kedua terbesar sesudah AS.

Cina hari ini telah membuat AS seperti orang gila. Segala produk apapun yang berasal dari Cina, dianggap mengancam keamanan nasional AS. Termasuk sepatu maupun tas anak-anak dan sejenisnya.

Perang Dagang AS-Cina yang dilancarkan Donald Trump kian memanas. Dan telah menjalar ke bidang teknologi. Beberapa hari yang lalu, Google mengumumkan untuk menghentikan segala layanan Android OS dengan Huawei. Bisa dibayangkan Ketakutan AS atas kian meningkatnya kemajuan teknologi Cina.

Pada hari yang sama, saat Google mengumumkan pemberhentian kerjasama dengan semua ponsel Huawei, Huawei langsung merespons Plan B nya. Sebenarnya, beberapa tahun yang lalu, Huawei sudah memprediksikan dan mempersiapkan segala kemungkinan yang akan dilancarkan AS. Dan ternyata benar, sehingga hal ini tidak membuat Huawei terkejut.

Menurut press release kemarin, Huawei akan merilis OS nya sendiri pada awal musim gugur ini. Atau paling lamban di awal musim semi tahun 2020.

Baca “Hong Meng”, nama OS Huawei yang mempunyai arti “awal dari segala kehidupan, atau pusat alam semesta” yang dikembangkan Huawei sendiri, dan merupakan kombinasi keunggulan Android, Windows maupun iOS. Secara singkatnya, suatu sistem perpaduan yang bisa mendukung ponsel, komputer, internet, mobil dan perangkat cerdas lainnya.

Baca Juga   Hong Meng OS Terbaru Huawei

Perlu diketahui, dalam kongres Google I/O 2019 justru mengarahkan pengembangan ke arah Fuchsia OS, seperti Hong Meng OS yang hampir selesai ini. Beberapa waktu yang lalu, Apple juga mengumumkan untuk menyatukan aplikasi di iOS dan MacOS, tetapi masih banyak mengalami hambatan besar. Demikian pula halnya dengan Microsoft Windows. Microsoft juga sedang menyatukan ponsel, komputer, Internet of Things, dan perangkat pintarnya. Namun sayangnya, ponsel Windows kurang diminati pengguna.

Fuchsia OS, adalah sistem operasi berbasis kapabilitas untuk generasi teknologi berikutnya.

Fuchsia OS akan kompatibel dengan aplikasi web. Sehingga ketika diinstal pada komputer, program-program yang didasarkan pada struktur B / S dapat digunakan. Bilamana sistem yang dikembangkan Huawei berhasil, Hong Meng tidak hanya akan menyelesaikan sistem telepon seluler dalam Cina, tetapi juga memecahkan semua masalah sistem komputer, Internet of Things, dan perangkat pintar di dunia.

Hong Meng, akan menjadi revolusi dalam sejarah sistem operasi di dunia, karena kemampuannya yang sangat kuat dalam menghubungkan segala objek. Alasannya:

1Windows adalah sistem yang ditulis untuk komputer 25 tahun yang lalu. Android adalah sistem yang ditulis untuk ponsel lebih dari satu dekade yang lalu. Kemampuan komputasi dan penyimpanan data yang mereka hadapi saat ini sangat terbatas. Hong Meng tidak mempertimbangkan untuk mengintegrasikan keduanya. Melainkan, mengintegrasikan semua ponsel, komputer, internet, mobil, iOt dan sebagainya menjadi satu di bawah Hong Meng.  

Untuk memecahkan masalah kesendatan di android, efisiensi manajemen file yang tidak tinggi, Huawei telah menggerakkan lebih dari 4.000 insinyur teknisi untuk mengoptimalkan sistem operasi Android. Dapat dikatakan pembelajaran dan pemahaman terhadap sistem operasi Android yang sangat mendalam. Bahkan optimasi Huawei jauh lebih dalam dari sistem android tersendiri, sebaliknya membuat Google sangat memerlukan optimasi Huawei.

Pada tingkat ini, Huawei telah mendominasi segala keunggulan dan kelemahan sistem operasi Android. Yang nantinya mungkin akan Menjadikan Hong Meng sebagai OS paling canggih di dunia.

Baca Juga  Kemenristekdikti Siap Hadirkan Temu Akbar Startup Berbasis Teknologi dan Inovasi di JIExpo Kemayoran

Karena kurangnya investasi dan talenta Cina dalam OS sendiri, Ataupun belum memiliki ponsel merek sendiri untuk mendukung, sehingga Cina tidak mengembangkan OS nya sendiri di masa lalu. Namun, saat ini Huawei telah menghasilkan 300 juta ponsel per tahun. Ia dapat menggunakan OS ini terlebih dahulu pada ponsel seri Magic. Pengguna menemukan masalah dan mengumpan balik ke Huawei. Setelah menyelesaikan semua masalah ini, Huawei akan menggunakannya pada semua ponselnya.

Nantinya, selain versi iOS dan Android, sulit ada developer yang bisa menolak untuk tidak mengembangkan aplikasi untuk 300 juta ponsel pengguna Huawei.

4.Huawei menjadi kuat karena melihat semua masalah secara teliti. Huawei merilis Ark kompiler, adalah untuk mengkompilasi berbagai aplikasi. Membuatnya cocok untuk integrasi dengan ponsel Huawei. Di masa depan, selama aplikasi versi android dikompilasi, semua developers dapat menampilkan Aplikasi baru untuk Huawei. Sehingga memudahkan pengguna untuk menerima sistem ini.

5.Huawei memiliki EMUI sendiri. Setelah interface pengguna selesai diterjemahkan, walaupun lapisan bawahnya berubah. Namun pada kenyataannya, interface pengguna masih sama, sehingga tidak mempengaruhi user experiences dengan sistem terbarunya. 

6. OS Hong Meng, akan menjadi sistem yang pertama kali sepenuhnya menyatukan ponsel, PAD, PC, transfer file, manajemen file jarak jauh, penarikan file dan sebagainya. Sehingga, walaupun orang yang pertama kali menggunakan komputer atau ponsel akan memiliki perasaan yang sama.

Just like grandma says, perang dagang AS-China telah menjalar ke perang teknologi antara dua negara. Hegemoni AS telah membiasakan AS untuk memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Tetapi, kali ini AS mungkin terlalu percaya diri atau salah menghitung. Salah memilih lawan. What doesn’t kill you will make you stronger. Seperti kutipan peringatan media Swiss beberapa hari yang lalu, jangan salah menafsirkan pengekangan diri Beijing sebagai suatu kelemahan atau kekurangan. Karena, sebaliknya justru akan mempercepat modernisasi Cina menjadi negara superpower.

Mungkin 10 atau 20 tahun mendatang, ketika para ilmuwan dan sejarawan melihat kembali Perang Dagang yang dilancarkan Trump hari ini, akan menyalahkan Trump atas semua kebijakan yang menyesatkan AS. ***