Press "Enter" to skip to content

TNI AL Terus Laksanakan Penyelamatan Kapal China yang Kandas

Social Media Share

JAKARTA, NP –Selama sepekan ini TNI Angkatan Laut terus melaksanakan upaya penyelamatan  terhadap kapal ikan China yang kandas di wilayah perairan Karang Helen sebelah Timur Pulau Tolop. Kapal ikan nahas tersebut bernama Jing San Yai 72126 bermuatan 100 ton cumi-cumi, yang kandas saat melintasi perairan karang di wilayah tersebut.

Kejadian berawal pada hari Minggu 26 Mei 2019 pukul 05.00 WIB, personel TNI AL mendapat info bahwa telah terjadi kecelakaan laut (kapal kandas) di perairan Karang Helen, Timur Pulau Tolop Utara Pulau Pemping pada posisi 01°12.72′ N – 103° 77.38′ E. Menerima Informasi tersebut, TNI AL segera mengerahkan unsurnya KRI Surik – 645 yang tengah melaksanakan patroli, dan langsung menerjunkan satu tim pemeriksa dengan menggunakan sekoci melaksanakan pemeriksaan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, personel TNI AL dari Pos Angkatan Laut (Posal) Nipah dan Posal Tolop menuju ke lokasi Kandasnya Kapal tersebut untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap kondisi di lokasi kejadian, serta unsur TNI AL lainnya yaitu KRI Sigurot – 864 juga sudah berada di sana, guna melaksanakan pengamanan dan penyelamatan.

Sementara upaya terus dilaksanakan, pada hari Selasa 28 Mei 2019, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si., beserta jajarannya menuju lokasi kandasnya Kapal Jing San Yai 72126  dengan menggunakan Combat Boat 58.

Upaya penarikan kapal ikan yang kandas tersebut terus dilakukan hingga memasuki tengah malam dengan menggunakan 2 unit tug boat (Sei Deli dan Sei Deli III) di titik lokasi, namun kapal tersebut belum berhasil di tarik lepas dari posisi kandas. TNI AL akan terus mempelajari untuk menentukan langkah peneyelamatan dan rencananya akan dilaksanakan kembali evakuasi terhadap  Kapal Jing San Yai 72126  pada 3 Juni mendatang.

Baca Juga  Home Farming Satgas Yonif PR 328, Wujudkan Ketahanan Pangan di Perbatasan RI-PNG

Jing San Yai 72126 merupakan kapal ikan China yang membawa 23 orang Anak Buah Kapal (ABK) dengan nakhoda bernama Ling Xing Xuo. Kapal  tersebut telah berlayar sejak bulan Februari dari pelabuhan Hainan China Selatan, menuju Laut China Selatan untuk mencari ikan.  Pada saat akan kembali ke Hainan,  kapal Jing San Yai 72126 menuju Singapura untuk alasan bekal ulang dan selanjutnya akan kembali ke Hainan China, sebelum akhirnya kandas di Karang Helen.

​TNI Angkatan Laut tidak hanya bertugas menindak kapal-kapal yang melakukan pelanggaran di perairan yuridiksi nasional Indonesia, namun juga melaksanakan penyelamatan dan pengamanan terhadap kapal-kapal negara lain pengguna laut yang mengalami musibah sesuai amanat dengan UU No 34 tahun 2004 Pasal 7 yakni melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan dan SAR.(pen)