Press "Enter" to skip to content

Pushidrosal Luncurkan IHONAS 2026, Perkuat Data Hidro-Oseanografi Nasional

Social Media Share

Pushidrosal luncurkan IHONAS 2026, instrumen strategis hidro-oseanografi nasional.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) secara resmi meluncurkan Buku Indeks Hidro-Oseanografi Nasional (IHONAS) 2026 sebagai instrumen strategis negara dalam mengukur, menilai, dan memperkuat kapasitas hidro-oseanografi nasional. Peluncuran dilakukan dalam rangka Tasyakuran Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 di Gedung Graha Jalapuspita, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan, “Peluncuran IHONAS ini merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap Asta Cita Presiden dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, sekaligus memperkuat peran hidro-oseanografi sebagai fondasi keselamatan pelayaran, keamanan laut, pertahanan negara, dan pembangunan nasional berkelanjutan.” Peluncuran tersebut didampingi Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M.

IHONAS hadir sebagai aktualisasi modern dari mandat historis hidrografi dan oseanografi nasional. Laksamana Ali menambahkan, “Indeks ini dirancang sebagai alat ukur terpadu yang mengintegrasikan seluruh informasi hidro-oseanografi lintas sektor secara sistematis, objektif, dan terukur, serta menggambarkan tingkat kesiapan Indonesia dalam mendukung keamanan laut, keselamatan navigasi, serta kepentingan strategis pertahanan dan pembangunan nasional.

Sebagai pembina data hidro-oseanografi nasional, Pushidrosal memiliki peran sentral dalam penyusunan IHONAS melalui survei dan penelitian laut, pemetaan dan publikasi nautika, penerapan lingkungan laut, hingga penyediaan data dan informasi strategis kelautan. IHONAS disusun secara komprehensif melalui berbagai dimensi, mulai dari cakupan survei dan penelitian laut, pemetaan dan publikasi, keselamatan navigasi pelayaran, data dan informasi kepentingan strategis, hingga sumber daya hidro-oseanografi.

Proses penyusunan IHONAS melibatkan sinergi lintas sektor, akademisi, komunitas hidrografi, serta kementerian dan lembaga terkait. Danpushidrosal Budi Purwanto menekankan, “Kolaborasi nasional ini penting untuk membangun tata kelola kelautan yang kuat, terpadu, dan berkelanjutan.

Peluncuran IHONAS 2026 sekaligus menegaskan komitmen Indonesia menghadirkan laut yang aman, tertata, dan bernilai strategis bagi pertahanan negara, pertumbuhan ekonomi, serta masa depan maritim. Laksamana Ali menutup, “Momentum ini mempertegas peran Pushidrosal sebagai pilar utama penyedia data hidro-oseanografi nasional dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.“(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *