Press "Enter" to skip to content

‘People Power’ ala Amien Rais: Tolak Kecurangan Pemilu, Bukan Makar

Social Media Share

JAKARTA,  NP – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Rakyat (PAN) Amien Rais mengatakan people power versinya merupakan gerakan massa yang “enteng-entengan” (ringan). Ia menyangkal jika people power dimaksud adalah penggulingan rezim.

“Maksud kami ini people power bukan yang mengganti rezim, tapi people poweryang enteng-entengan,” kata Amien Rais dalam konperensi pers usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar di Polda Metro Jaya, Jumat (24/5).

Ia menegaskan, jika people power yang ia maksud maupun yang dimaksud pihaknya, termasuk yang diserukan oleh Eggi Sudjana bukan untuk menggulingkan pemerintahan yang ada. Melainkan untuk menolak kecurangan terhadap pemilu.

“Kalau sampai terjadi kecurangan, kejahatan pemilu bersifat terstruktur, masif, sistematik, maka tentu kita nggak perlu lagi mengakui hasil KPU itu,” ungkap Amien, yang tidak lagi berembel-embel gelar profesor, doktor karena sudah pensiun ..

Amien menambahkan, dalam pemeriksaan 10 jam ia menyampaikan bahwa gerakan people power diatur dalam Undang-Undang. Selama tidak menimbulkan kerusakan dan kerugian negara.

“Saya mengatakan, people power itu konstitusional, demokratis, dan dijamin oleh HAM. Gerakan rakyat yang sampai menimbulkan kerugian, bentrok, atau kehancuran bagi negara itu jelas nggak boleh,” tegas Amien.

Terkait Kasus Makar

Jumat, merupakan panggilan kedua Amien Rais untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan makar yang menjerat Eggi Sudjana. Ia tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.27 WIB dan selesai diperiksa pukul 20.42 WIB.

Sebelumnya, Eggi Sudjana telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar terkait ujaran people power. Eggi resmi ditahan pada Selasa (14/5). Ia akan ditahan untuk 20 hari ke depan.

Pasal yang disangkakan terhadap Eggi adalah Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga  BNPT: Kondisi Negara Kritis Rentan Disusupi Teroris

Di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, pukul 10.27 WIB, Amien Rais tiba dan tampak ditemani sekitar 5 orang.

“Sangat sehat,” jawab Amien saat ditanya kondisi kesehatannya oleh wartawan di Polda Metro Jaya..

Sementara itu, Amien enggan menanggapi pertanyaan dari awak media. Ia menyebut akan memberikan keterangan secara lengkap seusai pemeriksaan selesai. “Nanti saya kasih press conference yang mantap, tenang aja,” kata Amien.

Jumat, panggilan kedua Amien setelah pada panggilan pertama ia mangkir. Amien akan dicecar pertanyaan terkait pernyataan people power yang disampaikan tersangka Eggi Sudjana. Sebelumnya, Amien dipanggil polisi pada pekan lalu. Tetapi dia tidak datang tanpa alasan.

Eggi ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Eggi menjadi tersangka makar setelah ucapan ‘people power’ di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, 17 April 2019.

Eggi ditahan di Polda Metro Jaya sejak Selasa (14/5) pagi. Penahanan dilakukan setelah polisi memanggilnya sebagai tersangka dan menangkapnya di Polda Metro Jaya seusai pemeriksaan pada Senin (13/5) malam. (RC/DC/DW/her)