Press "Enter" to skip to content

Kuasa Hukum Jokowi-Ma’ruf Siap Bersidang

Social Media Share

JAKARTA, NP – Tim kuasa hukum Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dipimpin pengacara sekaligus politikus Yusril Ihza Mahendra, Senin (27/05) menyambangi MK untuk mengajukan permohonan sebagai pihak terkait dalam sengketa Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandi.

Namun pengajuan baru bisa dilakukan setelah perkara gugatan Prabowo-Sandi teregistrasi 11 Juni mendatang.

Yusril mengaku mendatangi MK untuk “memperlancar persidangan MK dalam sengketa hasil pemilu yang insyaallah akan dimulai pada 14 Juni”.

Yusril mengaku sudah mengetahui soal dokumen yang diduga permohonan sengketa pilpres yang beredar luas. Ia mengatakan bahwa pihaknya belum bisa berkomentar terkait dokumen tersebut.

“Kalau sekarang kami belum bisa berkomentar apa-apa, kami baca dulu, kami pikir-pikir dulu, tapi juga belum bisa ditanggapi karena itu bisa dirubah semua petitum-petitumnya,” terang Yusril.

Sementara itu, dalam dokumen permohonan sengketa pilpres yang beredar, pernyataan Yusril sebagai saksi ahli pada sengketa pilpres 2014 lalu dikutip pemohon dokumen tersebut.

Kala itu, Yusril adalah saksi ahli yang diajukan kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Dalam dokumen itu, Yusril dikutip mengatakan “maka mendekati kebenaran kiranya apa yang dikatakan oleh rekan saya, Saudara Dr. Margarito Kamis, bahwa Mahkamah Konstitusi hanya akan menjadi lembaga kalkulator dalam menyelesaikan perselisihan karena hanya terkait dengan angka-angka perhitungan suara belaka”.

Kutipan Yusril itu terkait kewenangan MK yang disebutnya sudah saatnya “melangkah ke arah yang lebih substansial”. sidang sengketa hasil pilpres 2014 di gedung Mahkamah Konstitusi

Saat disinggung mengenai kutipan yang dicantumkan dalam dokumen tersebut, kepada BBC News Indonesia, Yusril menyatakan siap menjawabnya di persidangan.

“Apakah hal seperti itu masih ada di dalam permohonan mereka (nantinya) atau tidak, nanti kita lihat perkembangannya,” ujarnya.

Baca Juga  Pangkolinlamil Pimpin Apel Khusus Jelang Idul Fitri 1440 H

“Tapi saya pasti sudah siap untuk memberikan jawaban apa pun yang disampaikan dalam persidangan nanti.

Foto: Antara/BBC: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani (kiri) bersama kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Juri Ardiantoro (kanan) berkonsultasi dengan petugas di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (27/5/2019). TKN mendatangi MK untuk meminta penjelasan tentang menjadi pihak terkait dalam permohonan gugatan Prabowo-Sandi terhadap hasil Pilpres 2019.(her)