Press "Enter" to skip to content

Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Berharap Capres Prabowo Angkat Martabat Advokat

Social Media Share

JAKARTA, NP – Aliansi Advokat Indonesia Bersatu berharap dukungan yang diberikan kepada Paslon 02 benar-benar akan mengangkat harkat dan martabat advokat. Pasalnya, keputusan untuk memilih pasangan nomor urut  02 itu telah melalui sebuah kajian yang sangat dalam.

“Yang kita lihat adalah profesi kita tidak melihat kepentingan politiknya.Apalagi kepentingan kekuasaan. Kita mendapat apa di situ? Kita tidak lihat. Yang kita lihat adalah bagaimana kita berharap dengan dukungan yang kita berikan ini baik 01 maupun 02 benar-benar akan mengangkat harkat dan martabat kita sebagai advokat,”kata  salah satu inisiator Aliansi advokat Indonesia bersatu, H.Safriyanto Refa, SH, MH dalam sebuah diskusi yang dipandu oleh Jurnalis Senior dan Praktisi Media, Arief Gunawan di bilangan Tebet, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Menurut nya, profesi advokat akan menjadi perhatian,  siapapun yang akan menjadi pemimpin di negeri ini. Profesi advokat ini adalah profesi  yang terlibat dalam semua tahapan penyidikan sampai putusan Mahkamah Agung  yang mempunyai keputusan hukum tetap.

“Karena kita ada di dalam semua lini ini, kita menjadi lebih paham bagaimana sih penegakan hukum kita di Indonesia? Dan sepertinya penegakan hukum kita masih lemah. Setelah reformasi  sampai kepemimpinan presiden sekarang ini, kita belum  lihat ada perubahan-perubahan yang fundamental, kalaupun ada perubahan sedikit. Hanya jalan di tempat,”ungkap Refa.

“Sebagai kepala negara di RI, maka dia akan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang berkaitan dengan penegakan hukum,”ujar Refa.

“Kita melihat dalam  4,5 tahun  ini itu (advokat) kurang mendapat perhatian. Jadi ada kekecewaan dari kawan-kawan.Kalau kita  tetap ada disini atau mendukung pasangan  itu. Bila tidak mengambil sikap maka profesi ini akan tetap seperti ini,”ujar Refa.

Baca Juga  Indonesia dan US Sepakat Tingkatkan Kerjasama Keamanan Maritim

Dia mencontohkan ketika terbitnya Surat Ketua Mahkamah Agung (SKMA) Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 tertanggal 25 September yang masih menuai protes. Di sana Ketua Mahkamah Agung  memberikan kepada semua organisasi advokat yang tidak diakui oleh undang-undang untuk melakukan pendidikan profesi advokat.

SKMA tersebut telah menimbulkan perpecahan di dunia advokat, jadi profesi ini organisasi ini akan menjadi perebutan  dengan orang-orang yang punya akses ke sana.

“Kami merasa dengan adanya kebijakan-kebijakan seperti itu yang dilakukan oleh Mahkamah Agung  dan oleh pemerintah, itu sangat merugikan dunia advokat.  Kalau ini kita biarkan terus seperti ini, upaya-upaya telah kita lakukan namun, tetap seperti ini maka kita akan tertinggal.Sehingga kita berharap ke depan ini akan bisa kita atasi.Kita akan mendapatkan perlakuan yang lebih baik, “papar Refa.

Kalau Pak Prabowo terpilih, lanjut dia maka kita akan memberikan masukan masukan yang lebih dalam lagi dengan memberikan petunjuk petunjuk kepada beliau gimana kelemahan-kelemahan yang harus kita perbaiki

“ Itulah yang menjadi dasar kenapa kita kemarin melakukan deklarasi mendukung pasangan  Prabowo- Sandi, dengan harapan negeri ini akan lebih baik. Perubahan dunia hukum akan kita rasakan karena kalau semakin hukum dihargai profesi, maka profesi advokat akan semakin dibutuhkan,”pungkasnya.

Sebelumnya Capres Prabowo Subianto mendapatkan dukungan dari Aliansi Advokat Indonesia Bersatu untuk Prabowo-Sandi. Deklarasi ini digelar di Balai Kartini, Jakarta.

Aliansi advokat tersebut dipimpin oleh salah satu pengacara senior Otto Hasibuan.(red)