Press "Enter" to skip to content

FIFA Batal Mainkan 48 Tim di Piala Dunia 2022

Social Media Share

LAUSANNE, NP – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) membatalkan rencana untuk menambah jumlah peserta turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi 48, kantor berita AFP melaporkan, Rabu (22/5).

Pembatalan itu menjadi tamparan untuk Presiden FIFA Gianni Infantino yang sebelumnya gencar mendorong usulan penambahan peserta.

Piala Dunia 2022 di negara Teluk itu akan tetap memainkan 32 tim.

FIFA mengatakan pihaknya memutuskan untuk membatalkan rencana penambahan peserta “menyusul proses konsultasi menyeluruh dan komprehensif” yang menyimpulkan bahwa “dengan kondisi saat ini proposal tersebut tidak bisa dilaksanakan.”

“(Turnamen) dengan demikian akan tetap sesuai rencana dengan memainkan 32 tim dan tidak ada proposal yang akan diserahkan dalam Kongres FIFA pada 5 Juni,” kata FIFA dalam pernyataannya.

Penambahan jumlah peserta adalah proyek Presiden FIFA Infantino. Dia tetap berkeras mengajukan proposal penambahan peserta, meski artinya bila disetujui, negara tetangga Qatar – Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan sekutunya — harus mengakhiri blokade yang sudah berlangsung dua tahun dan membantu Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Menanggapi keputusan FIFA, Komite Agung Qatar, yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan turnamen itu, mengatakan bahwa “Qatar selalu terbuka dengan ide penambahan peserta pada 2022 bila ada model operasi yang memungkinkan dan bila semua pihak menyimpulkan bahwa memainkan 48 tim adalah untuk kepentingan sepak bola dan Qatar sebagai tuan rumah.”

Hasil studi yang sempat dibaca AFP mengklaim bahwa Piala Qatar dengan 48 tim akan menghasilkan penghasilan tambahan “antara $300-$400 juta atau setara Rp 4,35 triliun– USD 5.81 triliun.”

Khususnya, FIFA menghitung penghasilan tambahan sebesar $120 juta atau Rp 1,7 triliun dari hak siar, $150 juta dari hak pemasaran dan $90 juta dari penjualan tiket.

Baca Juga  Zizou Kembali Tangani Los Blancos, Klub tak Jelas Arahnya

Stadion Al-Wakrah (Stadion Al-Janoub), salah satu stadion untuk pertandingan Piala Dunia yang dirancang arsitek Inggris Zaha Hadid, sekitar 15 km dari ibu kota Qatar, Doha, 28 Maret 2019. (DW/AFP/her)