Press "Enter" to skip to content

Yonif R 641/Bru Terima Kunjungan dari Tim Riksiapops Mabesad

Social Media Share

SINGKAWANG, NP – Batalyon Infanteri Raider 641/Beruang menerima kunjungan dari Tim Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) dari Mabesad bertempat di Mayonif R 641/Bru, Jalan Raya Bengkayang, Kota Singkawang. Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka mengetahui kesiapan Yonif R 641/Bru yang akan melaksanakan tugas operasi sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia.

Pemeriksaan dari Mabesad ini dilakukan oleh Paban III/Siapsat Sopsad, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru didampingi Pabandya-1 Binsat Spaban III/Siapsat Sopsad, Letkol Inf Fitriana Nur Heru. Hadir juga dalam pemeriksaan para Asisten dan Kabalak Kodam XII/Tpr.

Kegiatan pemeriksaan kesiapan operasi diawali dari paparan oleh Danyonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono kepada Paban III/Siapsat Sopsad. Dilanjutkan dengan pengarahan oleh Paban III/Siapsat Sopsad kepada para danpos. Selain itu juga digelar apel gelar pasukan. Dalam apel gelar pasukan ini, Paban III/Siapsat Sopsad memeriksa kesiapan personel serta materiil yang akan digunakan dalam penugasan.

Usai apel gelar pasukan, para prajurit Yonif R 641/Bru yang tergabung dalam satgas menerima pengarahan oleh Paban III/Siapsat Sopsad, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru. Dalam arahannya, Paban III/Siapsat Sopsad, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru menegaskan kepada seluruh prajurituntuk tidak menganggap remeh pelaksanaan tugas meskipun di daerah sendiri, agar nantinya tetap melaksanakan tugas operasi ini dengan baik.

“Laksanakan kegiatan sesuai yang telah dilatihkan seperti kegiatan rutin patroli terutama di daerah-daerah yang rawan terjadinya kegiatan ilegal dan pelolosan Narkoba,” tegasnya.

Paban III/Siapsat Sopsad menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas Satgas Pamtas akan dinilai oleh Pimpinan Angkatan Darat. Apabila dinilai baik selanjutnya akan diberikan kesempatan untuk melaksanakan penugasan keluar negeri.

“Penugasan ini akan dinilai oleh pimpinan, dengan harapan kalian bisa tugas nantinya di luar negeri, untuk itu mari berlomba-lomba agar satuan-satuan dalam penugasan bisa mendapat predikat terbaik,” ujarnya.

Baca Juga  Kadispenal Tekankan Agar Prajurit Bijak dan Waspada Dalam Gunakan Media Sosial

Disampaikan juga, kepada seluruh personel Satgas agar mengetahui karakteristik tempat tugasnya, termasuk mengetahui kerawanan, etnis dan adat budaya yang ada di medan tugas, karena itu merupakan suatu tugas pokok.

“Jika semua itu bisa prajurit ketahui dan kuasai, maka tugas akan terasa mudah dan pasti berhasil, ingat waktu tugas sangatlah singkat sekali, hanya 9 bulan laksanakan dengan baik dalam menjalankan tugas,” tutup Paban III/Siapsat Sopsad, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru. (Pen)