Press "Enter" to skip to content

Yonif 328 Atasi Krisis Air Bersih di Kampung Yetti

Social Media Share

JAKARTA, NP – Dalam rangka mendapatkan air bersih, Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh Kostrad dan warga akan melaksanakan perbaikan sarana yang ada guna mengatasi krisis air bersih di Kampung Yetti.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han), dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis perbatasan Skouw, Papua. Sabtu (25/5/2019).

Kampung Yetti merupakan salah satu kampung yang berada di tapal batas RI-PNG yang masih kesulitan dengan air bersih. Saluran-saluran air yang ada sudah tidak dapat lagi mendistribusikan air bersih kepada warga dikarenakan rusak dimakan usia.

“Kendala air bersih menjadi keluhan utama bagi warga Kampung Yetti selama di musim kemarau. Warga hanya mengandalkan aliran air Sungai Bergorwe yang berjarak 300 meter dari kampung,” ucap Erwin.

“Sementara apabila hujan tiba, warga mengandalkan drum kosong untuk menampung air hujan untuk keperluan hidup sehari-hari,” imbuhnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, diutarakan Erwin bahwa personel Satgas Pos Yetti yang dipimpin oleh Lettu Kav Hendri, mengumpulkan para tokoh kampung dan tokoh masyarakat Yetti untuk bermusyawarah.

“Kami lakukan Komsos duduk bersama para tokoh kampung dan tokoh masyarakat untuk merencanakan perbaikan pipa-pipa air yang sudah rusak karena dimakan usia,” ujarnya.

Dari Komsos tersebut, sambung Erwin, direncanakan mulai besok Satgas bersama warga akan mengatasi permasalahan air bersih di Kampung Yetti.

“Rencananya esok hari (Minggu) kita akan mulai bekerja, dimulai dari perbaikan tower air. Dilanjutkan dengan perbaikan pipa-pipa yang mengalir ke rumah warga,” tutur Erwin.

Selain itu, Erwin berharap agar pengerjaan perbaikan tower maupun pipa segera dapat dilakukan agar masyarakat segera mendapatkan air bersih.

Baca Juga  Peduli Korban Kebakaran, Yonif R 631/Atg Beri Bantuan

“Air bersih merupakan sumber kehidupan yang paling utama, untuk itu semoga permasalahan ini segera dapat teratasi,” harap Erwin. (pen)