Press "Enter" to skip to content

Wujudkan Harkamtibmas Aman Kondusif, Polsek Sunda Kelapa Gelar Do’a Bersama

Social Media Share

JAKARTA, NP – Kepolisian Sektor Kawasan Sunda Kelapa menggelar Do’a bersama untuk Indonesia 3 (tiga) pilar, yaitu  Toga, Tomas dan Warga  dalam rangka mewujudkan Harkamtibmas yang aman dan kondusif. Do’a bersama tersebut digelar di Masjid Baitir Rohmaan, perumahan Cinta Kasih 2 Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (17/10).

“Terima kasih atas waktu yang diberikan kepada kami, untuk diterima dan melaksanakan kegiatan pada malam ini, tidak lupa kita mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberi kita kesempatan dan kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di Masjid Baitur Rohmaan ini,” kata Kapolsek Sunda Kelapa, Kompol Armayni, SH, MH saat menyampaikan sambutannya.

Kompol Armayni juga mengatakan, bahwa pada malam ini, Polsek Sunda Kelapa sengaja mengajak para warga, RT, RW, Lurah, tokoh agama, tokoh pemuda dan stake holder, untuk berkumpul bersama dan berdoa untuk negeri ini, agar pada saat pelaksnaan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif.

“Mungkin selama ini pilihan kita berbeda, ada satu dan dua, namun karena proses sudah berjalan, dan saat ini presiden dan wakil presiden sudah terpilih maka saat ini kita satu, bersatu untuk Indonesia, marilah kita bersatu untuk Indonesia bukan untuk satu atau dua,” ujar Kompol Armayni.

Diakhir acara, Kompol Armayni juga menghimbau, kepada Danramil 02 Penjaringan, Lurah Pluit, UPT dan jajaran masing-masing, para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan seluruh warga untuk melaksanakan tugas dan tupoksi masing-masing, untuk mengawal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada Minggu 20 Oktober 2019, agar berjalan aman dan kondusif.

“Pada malam ini mari kita bersatu kembali untuk mengembalikan negeri kita tercinta ini seperti dulu, yang aman dan damai, bahkan turis atau wisatawan asing pun, memilih berlibur ke Indonesia, karena mereka berpwndaoat bahwa Indonesia adalah negara yang paling ramah, kita jaga persatuan dan kesatuan, tidak ada lagi satu dan dua, yang ada satu Indonesia, karena NKRI harga mati,” pungkasnya.
(Ire Djafar)

Baca Juga  Lestarikan Tradisi Maluku, Satgas Yonif 136 Gotong Royong Bangun Rumah