Press "Enter" to skip to content

Tiba di Sanggau, Pangdam XII/Tpr ingatkan Prajurit dan Persit Waspadai Radikalisme dan Bijak Bermedsos

Social Media Share

SANGGAU, NP – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Ny. Ely Nur Rahmad memberikan pengarahan kepada prajurit dan Persit yang ada di wilayah garnizun Sanggau. Pengarahan berlangsung di Makodim 1204/Sanggau.

Selain itu Pangdam XII/Tpr juga didampingi oleh Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Asops Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Fredy Sianturi, Aster Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf M. Asep Apandi serta Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam pengarahannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit dan Persit di wilayah Sanggau, sehingga selama pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar. Serta tidak ada prajurit dan Persit yang tidak netral. Untuk itu Pangdam XII/Tpr meminta agar hal tersebut dipertahankan.

“Kedepan akan dilaksanakan Pilkada Serentak untuk itu tetap jaga netralitas kita, tunjukan bahwa demokrasi adalah supremasi sipil berikan mereka kesempatan untuk memimpin. Kita harapkan demokrasi kita semakin baik sehingga kita dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsi profesi dan tugas masing-masing,” tegas Pangdam XII/Tpr.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan bahwa profesi dan pengabdian diri menjadi seorang prajurit TNI-AD merupakan tugas yang sangat mulia. Untuk itu agar prajurit selalu melaksanakan tugas dengan baik untuk menjaga kepercayaan rakyat kepada TNI-AD.

“Kita berasal dari rakyat oleh karena itu jaga kepercayaan rakyat, mari kita membantu mencarikan solusi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan,” ujar Pangdam XII/Tpr.

Selanjutnya Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menegaskan agar seluruh prajurit dan Persit selalu waspada terhadap paham-paham radikal serta jangan sampai terpengaruh ikut didalamnya. Juga agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Sebagai seorang prajurit dan keluarga prajurit, tidak boleh berkomentar negatif di media sosial yang dapat menyinggung satuan maupun orang lain.

Baca Juga  Marsda TNI Nanang Santoso resmi jabat Gubernur AAU

“Agar menggunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat dan produktif,” pinta Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengakhiri. (Pen)