Press "Enter" to skip to content

Simulasi Pembebasan Sandera Di Pandeglang

Social Media Share

JAKARTA, NP – Kolonel Laut (S) Binsar M Sirait, S.E., M.Si., yang sehari-hari menjabat sebagai Asisten Personil (Aspers) Komandan Lantamal III menjadi korban penyanderaan oleh orang tak dikenal di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (6/2/2020).

Peristiwa penyanderaan tersebut terjadi ketika Aspers Komandan Lantamal III sedang memberikan sambutan di SMKN 2 Pandeglang, secara tiba-tiba orang tak dikenal tersebut yang menyamar sebagai wartawan menyandera Aspers Komandan Lantamal III sambil mengacungkan senjata api. Namun dengan kesigapan dari Prajurit TNI AL dapat melumpuhkan penyandera dari jarak jauh menggunakan tembakan jarak jauh (sniper).

Drama penyanderaan tersebut merupakan bagian dari simulasi pembebasan sandera pada kegiatan Sosialisasi Werving Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL), Bintara, dan Tamtama TNI AL yang diselenggarakan di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan yang dihadiri 258 Siswa dan Siswi dari 10 SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Pandeglang tersebut bertujuan untuk memberikan sosialisasi penerimaan prajurit TNI AL kepada siswa dan siswi SMA dan SMK di Pandeglang. TNI AL disamping melaksanakan tugas pokok di bidang pertahanan laut, juga mampu sebagai pengamanan VVIP dan penanggulangan teror. Hal itulah yang disimulasikan pada drama penyanderaan Aspers Komandan Lantamal III di acara sosialisasi tersebut.

Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, S.E,. M.M., yang ikut hadir pada acara sosialisasi tersebut dalam sambutannya merasa bangga karena dilaksanakannya Sosialisasi Werving di Kabupaten Pandeglang.

Bupati berharap semoga banyak putra-putra daerah Kabupaten Pandeglang yang dapat mengabdikan diri sebagai prajurit TNI AL. Selain Bupati Pandeglang, kegiatan juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Bapak Holil Badawi dan para guru pendamping dari tiap-tiap sekolah yang diundang.(Pen)

Baca Juga  Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Jasa Marga Masih Berlakukan Buka Tutup Rest Area