Press "Enter" to skip to content

Peduli Warga, Satgas Pamtas Yonmek 741Bantu Bangun Rumah King Jems

Social Media Share

JAKARTA, NP – Sebagai wujud kepedulian untuk mensejahterakan warga di perbatasan RI-RDTL, puluhan personel Satgas Pamtas 741 / GN diterjunkan bantu bangun rumah milik King Jems dan Maria Naben.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol., dalam rilis tertulisnya di Kupang, NTT, Senin (22/7/2019).

Diungkapkan Hendra, kegiatan itu digelar pada Minggu kemarin yang melibatkan puluhan personel pos Oepoli Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN dibawah pimpinan Serda Hamdi Sultonik bersama masyarakat setempat.

“Kemarin (Minggu, 21/7/2019), personel satgas melaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah King Jems (45) dan Maria Naben (42),” katanya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini tutur Hendra, dalam rangka membantu keluarga Jems agar mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman.

Karena selama ini, katanya, keluarga Jems yang tinggal di Desa Netemnanu utara Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang, NTT, masih tinggal di rumah yang kurang layak.

“Kita bantu bangun rumah, karena sebelumnya keluarga Jems hanya tinggal dirumah gubuk saja,” imbuhnya.

Hendra pun menyebutkan bahwa bantuan pembangunan rumah ini adalah di luar dari program bedah rumah yang dilaksanakan oleh satgas. Karena program tersebut sudah selesai sesuai target yaitu 12 rumah termasuk satu unit rumah di daerah Tripoli.

“Program Satgas sudah selesai, namun demikian, kita akan membantu sampai selesai, dan hingga purna tugas,” ucap Hendri.

“Karena salah satu tujuan kami adalah agar masyarakat di wilayah Satgas dapat lebih sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, dalam keterangannya, Jems menyampaikan bahwa rumah tersebut merupakan bantuan dari Kabupaten Kupang (bantuan perumahan rakyat), berupa uang tunai sebesar Rp.17.500.000.

Baca Juga  Amankan Produksi, Kementan Waspadai Sebaran Hama Ulat Grayak Pada Jagung

“Bantuan ini untuk pembuatan satu unit rumah dengan ukuran 6 X 6 meter. Apabila dalam membangun ada kekurangan ditanggung sendiri,” kata Jems.

Di Kecamatan Amfoang Timur sendiri, ungkapnya, mendapat bantuan sebanyak 75 unit rumah. Sedangkan di Desa Netemnanu Utara (Oepoli) mendapatkan 15 unit rumah dan program bantuan perumahan akan berkelanjutan.

“Saya sangat berterima kasih pada satgas yang siap membantu. Ini akan meringankan beban keluarga saya dalam membayar tukang,” tandasnya.

Senada dengan sang suami, Mama Maria Naben juga sangat senang atas partisipasi dan bantuan tenaga dari anggota satgas terutama yang ada di Pos Oepoli Tengah.

“Kegigihan anggota dan masyarakat yang membantu membuat saya terharu sekaligus gembira, terlebih kehadiran TNI memberi semangat untuk cepat selesai,” pungkasnya. (Pen)