Press "Enter" to skip to content

Lanal Palembang Evakuasi ABK Kecelakaan Kapal KLM Hasil Pusaka Bahari Di Sungai Musi

Social Media Share

PALEMBANG, NP – Prajurit Lanal Palembang melaksanakan evakuasi anak buah kapal (ABK) kecelakaan laut tabrakan kapal di Perairan Upang, Sungai Musi Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (29/8).

Kejadian tabrakan antara kapal tanker dengan KLM Hasil Pusaka Bahari berawal saat tanker tersebut berada di Perairan Upang, secara visual melihat kapal yang tidak menyalakan lampu navigasi, sehingga dikontak melalui radio namun tidak ada jawaban. Sedangkan kapal tanker tersebut berlayar sesuai track tidak berani terlalu ke tepi kanan maupun ke kiri karena membawa muatan yang ditakutkan kandas.

Pada posisi 02° 41′ 40” S – 104° 56′ 75” T, tabrakan kapal antara tanker yang berlayar dari Palembang tujuan Muntok Bangka dengan KLM Hasil Pusaka Bahari yang dinakhodai oleh Ambo Tang yang berlayar dari Jakarta tujuan Palembang tidak dapat dihindari karena saat kapal tanker tersebut cikar kiri, KLM Hasil Pusaka Bahari juga merubah haluannya searah dengan haluan kapal tanker.

Kapal tanker tersebut sudah berusaha menghindari tabrakan dengan kembali merubah haluan dengan cikar kanan, namun tabrakan tetap tidak bisa dihindarkan dan KLM Hasil Pusaka Bahari tertabrak pada bagian lambung kanan.

Saat ini, KLM Hasil Pusaka Bahari yang membawa muatan Semen Holchim sebayak 1.000 ton dikandaskan di Perairan Upang pada posisi 02° 41′ 53” S – 104° 57′ 10″ E. Kondisi terakhir 80% kapal tenggelam, sementara ABK dan dokumen berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh Prajurit Posmat Sungsang dan Posmat Upang, selanjutnya akan dibawa ke Palembang untuk pengembangan penanganan lebih lanjut.(Pen)

 

Baca Juga  Tingkatkan Silaturahmi Warga Perbatasan RI-RDTL, Satgas Pamtas Yonif 408 Gelar Halalbihalal