Press "Enter" to skip to content

JICT Gelar Buka Puasa Bersama Stakeholder, Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Social Media Share

JAKARTA, NP – Selama kurun waktu 20 tahun, sebagai pengelolah peti kemas terbesar di Indonesia PT Jakarta International Container Terminal (JICT), telah mengalami banyak perkembangan, kemajuan dan prestasi yang telah dicapai. Tentu saja masyarakat adalah salah satu elemen terpenting yang selalu memberikan dukungan kepada JICT.

Demikian dikatakan Gunta Prabawa, Presiden Direktur PT JICT, dalam sambutannya pada acara penyerahan santunan dan buka puasa bersama, yang digelar di halaman depan kantor JICT, Jumat (24/5/2019).

Di bulan suci ramadhan tahun ini, JICT kembali memberikan santunan kepada 400 anak Yatim dan Duafa yang tersebar di wilayah sekitar perusahaan.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh JICT dalam mensyukuri datangnya bulan suci Ramadhan dan menyambut Idul Fitri, namun tahun ini lebih berbeda dari sebelumnya, karena kali ini diselenggarakan dengan para stakeholder JICT,” ujar Gunta.

Menurutnya, berbagi kebahagiaan di bulan suci adalah salah satu cara menghargai dukungan masyarakat sekaligus mencari berkah dari Allah SWT, agar JICT dapat terus menjadi pengelola terminal peti kemas ekspor impor yang handal dan menjadi kebanggaan Indonesia.

Gunta menambahkan, kali ini JICT tidak hanya sekedar menyerahkan bantuan, tapi juga menyelenggarakan kegiatan iftar atau berbuka puasa bersama dengan jajararan pemangku kepentingan atau stakeholder JICT. Ini lebih kepada kegiatan Silaturahmi yang mempererat ukhuwah dan persaudaraan antar pelaku usaha dan rantai logistik di pelabuhan.
Selain memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, manajemen JICT juga memberikan bantuan pembangunan masjid dan hadiah kepada marbot di lingkungan masjid JICT.

Gunta berharap, semua pihak dapat  selalu memberikan doa untuk keselamatan semua stakeholders dan para karyawan yang bekerja di JICT agar selalu diberi kesehatan, diberi keberkahan dan dapat memberi manfaat  yang lebih banyak lagi.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Hadiri Halal Bi Halal ke-4 Iskab Dalwa

Selain memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, manajemen JICT juga memberikan bantuan pembangunan masjid dan musollah serta memberi hadiah kepada marbot di lingkungan masjid JICT, sebagai bentuk penghargaan, karena telah mengabdi dan mengurus masjid dengan ikhlas.

“Terimakasih untuk semua yang sudah menyempatkan hadir, semoga bisa lebih mempererat tali silaturahmi kita, karena silaturahmi itu Insya Allah memperpanjang umur, dan semoga kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan kedepan donaturnya bisa lebih banyak lagi,” tambah Gunta.

Acara pemberian santunan dan buka puasa bersama stakeholder JICT yang bertema

“Ramadhan Penuh Berkah” ini, dihadiri Capten Hermanta, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Perwakilan dari KPU Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, Perwakilan Organda, Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta Widijanto, Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Mustadjab Susilo Basuki, PPDI, Sekar,  para pengurus Serikat Pekerja PT JICT (SPJICT) dan Serikat Karyawan JICT.
Sementara itu, dikesempatan yang sama, pada Maritim Indonesia, Indira Gita Lestari, Manager Corporate Affair PT JICT mengatakan bahwa untuk saat ini, dana santunan bertambah, yaitu dari satkeholder JICT.

“Alhamdulillah ada tambahan dana untuk santunan dari salah satu stakeholder JICT yaitu dari PPDI sebanyak 30 juta, sehingga santunan yang diserahkan bisa bertambah, dan manfaatnya bisa lebih tersebar ke banyak orang,” ujar Indira.

Selain itu, Indira juga menyampaikan bahwa di penghujung bulan Mei nanti, JICT akan memberangkatkan sekitar 1888 pemudik secara cuma-cuma, dengan tujuan ke Surabaya dan Malang, kegiatan Mudik Gratis tersebut tujuannya adalah agar para pemudik bisa berlebaran dengan nyaman ke kampung halaman mereka bersama keluarga.

“Ini adalah puncak kegiatan ramadhan di JICT.,” pungkasnya.(ID)

Baca Juga  Jamin Pasokan, Kementan Dorong Sistem Tumpang Sari Bawang Merah-Bawang Putih di Kabupaten Bandung