Press "Enter" to skip to content

Gerakan Gereja Bersih Bangun Toleransi di Arso Timur

Social Media Share

JAKARTA, NP – Wujud kebersamaan dalam membangun toleransi beragama di wilayah perbatasan, bersama warga Arso Timur, Satgas Pamtas Yonif 328/DGH menggelar Gerakan Gereja Bersih diantaranya karya bakti pembersihkan Gereja Solagrasia di Kampung Pitewi.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M. Tr (Han)., dalam rilis tertulisnya di Keerom, Papua, Sabtu (13/7/2019).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan karya bakti yang dilakukan Pos Pitewi dipimpin Sertu Edi ini sebagai wujud kepedulian Satgas kepada umat beragama, agar nyaman dalam beribadah.

“Kegiatan pembersihan ini merupakan sikap toleransi dalam kehidupan beragama untuk menghadirkan keharmonisan antara warga dengan personel Satgas di Kampung Pitewi,” ucapnya.

Kegiatan ini tambah Erwin Iswari, merupakan inisiatif dari personel Satgas yang melihat lingkungan sekitar Gereja Solagrasia kotor dan sudah tertutup oleh rumput liar.

“Oleh karena itu, agar warga nyaman dan semangat beribadah, Satgas melakukan pembersihan di sekitar lingkungan Gereja Solagrasia,” terangnya.

Erwin Iswari menjelaskan bahwa di Kampung Pitewi, masyarakat yang tinggal tidak hanya warga asli Papua saja, tetapi juga sudah dihuni oleh para pendatang dari daerah lain.

“Di sini berbaur menjadi satu dengan tidak memandang agama yang dianut, sehingga melalui kegiatan karya bakti yang dilakukan Satgas dapat menjadi contoh bahwa apapun agamanya tetap bersaudara dalam bingkak NKRI,” tutur alumni Akmil 2002 ini.

Pada kesempatan yang sama, Ondoafi, Nico Keera (60), mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas kebaikan dan kepedulian kepada warga di Kampung Pitewi.

“Wujud toleransi inilah yang kami dambakan. TNI (Satgas) bertugas di sini, selalu berbaur dengan masyarakat dan menjadikan kita semua bersaudara,” pungkasnya. (Pen)

Baca Juga  Lanal Bandung Selamatkan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Senilai Puluhan Milyar Rupiah