Press "Enter" to skip to content

Drone Dittopad Bantu Satgas Yonif R 509 Cari Heli Mi-17

Social Media Share

JAKARTA, NP –  Dibantu Tim Mabesad dan Dittopad, Satags Yonif Raider 509/Kostrad masih melanjutkan pencarian Helikopter Mi-17 di pegunungan Papua.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif R 509 Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc., dalam keterangan tertulisnya di Papua, Minggu (8/9/2019).

Diungkapkan Wira, memasuki hari kedelapan pencarian Helikopter Mi-17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang beberapa waktu lalu di Pegunungan Papua, selain menerjunkan personel Satgas, juga di bantu menggunakan pesawat tanpa awak (Drone) milik Dittopad.

“Ada 5 unit Drone Dittopad yang kita operasionalkan untuk menjelajah hutan Papua,” katanya.

Dijelaskan Wira, luasnya wilayah hutan papua, menjadi salah satu aspek sulitnya pencarian Heli Mi-17.

“Penggunaan Drone sangat membantu kita dalam mempercepat pencarian hilangnya Helikopter Mi-17,” tegas Wira.

Letkol Wira pun menyebutkan, untuk mempercepat proses pencarian, tim pencari yang terdiri dari personel Satgas, Mabesad dan Dittopad tersebut di bagi menjadi 2 tim.

Tim 1, ungkap Wira, berjumlah 9 orang yang dipimpin oleh Mayor Ctp Edi Nursantosa. Sedangkan Tim 2 yang berjumlah 16 orang, dibawah pimpinan Mayor Inf Adriansyah.

“Tim 1, bertugas menyusuri Daerah Kp. Bulangkop Distrik Ok Aom. Sedangkan Tim 2 melaksanakan pencarian di daerah Distrik Oksop, Kab. Pegunungan Bintang,” tandasnya.

“Dengan diterjunkannya tim pencari gabungan ini, harapannya bisa menemukan titik terang, sehingga korban dapat ditemukan dengan cepat,” tambah Wira.

Meskipun kata Wira, belum tahu sampai kapan pencarian ini berlangsung, namun
tim pencari ini akan terus melakukan pencarian ke titik-titik yang diduga lokasi jatuhnya Helikopter Mi-17.

“Pra tim pencari, akan terus menyisir menuju ke selatan tepatnya Daerah Distrik Ok Aom dan Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang,” pungkasnya. (Pen)

Baca Juga  Danlantamal XII Pontianak Tinjau Tes Samapta Calon Taruna dan Bintara TNI AL 2019