Press "Enter" to skip to content

Bantu Percepatan Pembangunan, TNI AD Terjunkan 39 Pati Awasi TMMD 105

Social Media Share

JAKARTA, NP – Dikarenakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) atau dulu dikenal dengan ABRI Manunggal Desa (AMD) merupakan wahana kontribusi bagi TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah, untuk memastikan penyelenggaraannya secara efektif dan efisien maka TNI AD akan menerjunkan 39 Perwira Tinggi (Pati) sebagai Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev).

Hal tersebut disampaikan Paban V/Bhakti Sterad, Kolonel Inf. Yudianto Putrajaya dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Diungkapkan Putrajaya, sebagaimana sebelumnya, menjelang kegiatan TMMD 105 dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengawasan dan Evaluasi.

“Ini penting dilaksanakan, agar sasaran program dapat menyentuh langsung untuk kesejahteraan masyarakat, serta pertahanan wilayah dapat berjalan dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan,” ujar Putrajaya

“Kegiatan Rakor Wasev TMMD-105 dilaksanakan di Rupat Lantai 10 gedung C Mabesad, dan dipimpin langsung oleh Pati Koordinasi Wasev PJO TMMD yaitu Irjenad, Mayjen TNI Mayjen TNI Suko Pranoto,” imbuhnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh 79 orang peserta itu, menurut Putrajaya, Irjenad didampingi Asisten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari S.I.P., M.Si selaku Pati Bid Ren PJO TMMD.

“Para peserta terdiri dari Para Pati Koord PJO TMMD, Para Ketua Tim Wasev Para undangan Kementerian, Mitra TNI dan pendamping Tim Wasev,” terangnya.

“Pada kesempatan itu, untuk menjamin optimalisasi pencapaian tujuan dan sasaran secara efektif, efisien dan ekonomis, kita tetapkan alat ukur kinerja Satgas TMMD dari tiap tahapan,” imbuhnya.

Selain pelaksanaanya massif di 50 titik sasaran, lanjut mantan Danrem 101/Antasari ini, Wasev TMMD yang akan dilaksanakan mulai 22 Juli hingga 7 Agustus 2019 itu, kegiatan TMMD yang dulunya bernama AMD sangat membantu pemerintah/Pemda dalam mempercepat pembangunan.

Baca Juga  Presiden Tinjau Pasar dan Tukad Badung

“Jadi, TMMD ini dapat dikatakan sebagai salah satu wahana kontribusi TNI, khususnya TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan nasional, khususnya daerah terpencil dan tertinggal ataupun terisolir,” tegas Putrajaya.

“Untuk menjamin itu, kita akan terjunkan 39 Perwira Tinggi (Pati) dan 11 Perwira Menengah (Pamen) sebagai Ketua Tim. Ini juga sebagai wujud keseriusan TNI AD dalam mempertanggungjawabkan seluruh kegiatannya secara transaparan, akuntabel, efektif dan efisien,” imbuhnya.

Selain untuk memastikan, lanjut mantan Aspers Kostrad itu, dari hasil pengawasannya, tim pengawas juga dapat langsung memberikan asistensi kepada Satgas, apalagi nanti dari Komisi I DPR akan turun melakukan Wasev.

“Sebagai bagian dari Operasi Bakti yang dilaksanakan secara lintas sektoral dengan melibatkan TNI, Polri, Kementerian, Pemda dan Komponen bangsa, kegiatan TMMD tentunya memiliki nilai yang sangat strategis dan pelaksaanaanya harus benar-benar dipertanggungjawabkan, baik kepada pemerintah, internal TNI maupun rakyat,” pungkasnya. (Pen)