Press "Enter" to skip to content

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni: Kiat Seorang ASN Mudik

Social Media Share

JAKARTA, NP – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta gubernur, bupati, wali kota menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2019. Permintaan ini  dituangkan dalam Radiogram Nomor 019.1/4110/Sj yang ditujukan pada Gubernur, Bupati/Walikota tertanggal 21 Mei 2019.

Radiogram tersebut dikeluarkan sehubungan dengan surat Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor B.116/Ka.BPIP/05/2019 tanggal 13 Mei 2019 Perihal Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 2019.

Tak hanya itu, Kepala Daerah juga diminta melakukan kegiatan yang mendukung pemahaman nilai Pancasila, publikasi diseminasi semarak peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019 di lingkungan masing-masing.

“Kepala Daerah diminta melaksanakan upacara serta melakukan kegiatan yang mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila, melakukan publikasi, serta memasang spanduk Peringatan Hari Lahir Pancasila,” kata Tjahjo.

Tema Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, tahun ini mengusung tema “Kita Indonesia, Kita Pancasila.” Pedoman pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019, logo dan tema dapat diunduh di www.bpip.go.id  laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) .

Lembaga Kepresidenan

Sementara itu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengingatkan para pejabat dan pegawai di lingkungan Lembaga Kepresidenan bahwa pada 1 Juni nanti (Sabtu) ada upacara Hari Lahir Pancasila. Karena ini sudah dicantumkan ke dalam Keputusuan Presiden (Keppres), maka para pejabat dan pegawai di lingkungan Lembaga Kepresidenan hari mengikuti upacara.

“Karena itu sudah dicantumkan ke dalam Keppres, tanggal 1 Juni itu libur dan upacara. Jadi, kalaupun terbang, ya sempat singgah sebentar untuk upacara,” tutur Mensesneg pada buka puasa bersama Lembaga Kepresidenan, di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Jumat (24/5) petang.

Dalam kesempatan itu Mensesneg menyampaikan ucapan terima kasih atas persaudaraan di yang luar biasa, di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Seketariat Kabinet (Setkab), dan di Kantor Staf Kepresidenan KSP). Juga terima kasih atas kontribusinya sebagai bangsa dan negara.

Baca Juga  Presiden: Pansel Calpim KPK Kredibel dan Berkapasitas

“Dan semoga kondisi Jakarta yang sempat kemarin pulang lebih awal, Pak Sesmen jam 12 sudah boleh pulang katanya. Kalaupun besok kapan-kapan, jam 12 sudah pulang itu, alasannya bukan yang itu, gitu lho,” ujar Mensesneg.

Buka puasa bersama yang didahulu dengan tausiyah dari Ustaz Dr. KH. Ali Nurdin, M.A itu dihadiri oleh Sekretaris Mensesneg Satya Utama, Deputi Deputi Bidang Administrasi dan Aparatur Kemensetneg Cecep Sutiawan, Deputi bidang Dukungan Kerja (DKK) Sekretariat Kabinet Yuli Harsono, para pejabat eselon I, II, III, dan IV khususnya dari Kemensetneg, Setkab, dan KSP.

Kiat Seorang ASN

Bagaimana kalau para pegawai negeri sudah pada mudik? Seorang aparatur sipil negara (ASN), yang kebetulkan sedang berbuka puasa di salah satu masjid di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, menyatakan dia sudah telanjur mendapatkan tiket kereta api untuk mudik ke Yogyakarta.

“Saya sudah dapat tiket kereta (api), beli tiga bulan lalu. Pas 1 Juni sudah berada di kampung. Tapi saya tetap akan mengikuti upacara. Entah nanti nebeng di kantor mana,” tuturnya kepada sesama ASN, tetapi lain kantor.

Kebetulan wartawan narasipos.com sedang berada di dekatnya dan mendengar pembiraan tersebut.

Caranya? “Saya akan bawa SPJ, dan bukti foto saya mengukiti upacara untuk lapor ke kantor. Yang penting kan ikut upacara, tidak selalu harus dikantoe,” kilahnya, Jumat (24/5).

“Kalo gitu saya juga kayak panjenengan,” sahut teman sesama ASN tersebut, seraya menikmati takjil arem-arem. (her)