Press "Enter" to skip to content

Kasal Hadiri Peringatan Hari Pahlawan di Kalibata

Social Media Share

JAKARTA, NP -Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., menghadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2019 di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN), Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (10/11). Upacara Peringatan Hari Pahlawan tersebut dipimpin Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri Wakil Presiden RI Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, para Menteri Kabinet, serta para Pejabat Tinggi Negara yang lain.

Upacara di Kalibata diawali prosesi mengenang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, lalu ditandai dengan bunyi sirene selama 60 detik. Usai upacara, Presiden RI kemudian melaksanakan peletakan karangan bunga di Tugu TMPN serta dilanjutkan pembacaan doa untuk mengenang arwah para pahlawan oleh Menteri Agama RI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi. Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan acara Tabur Bunga oleh para Pejabat Tinggi Negara.

Di hari yang sama, juga dilaksanakan Upacara dan Tabur Bunga guna mengenang jasa para pahlawan di atas KRI Banda Aceh-593 yang berlayar di perairan Teluk Jakarta, dengan Inspektur Upacara Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna. Di atas KRI Banda Aceh-593, selain Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos , M.Si., hadir pula elemen pemerintah lain seperti Pejabat Kementerian Sosial, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Veteran Kemerdekaan serta keluarga pahlawan.

Di tempat yang berbeda, Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) juga menggelar upacara militer yang dipimpin oleh Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli Kasal) Laksamana Muda TNI Anwar Saadi, S.H., bertempat di Lapangan Apel Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (10/11).

Koorsahli Kasal selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P Batubara. Mensos dalam amanatnya mengatakan bahwa peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 mengambil tema “Aku Pahlawan Masa Kini”.

Baca Juga  Bamsoet soal Kekurangan Surat Suara: KPU agar Cek Ulang dan Pastikan Validitas Jumlah

Menurut Mensos menjadi “Pahlawan Masa Kini” dapat dilakukan oleh siapapun seluruh warga negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI. Seperti halnya menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum serta tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain.(Pen)