Press "Enter" to skip to content

Jelang Lebaran, Satgas Pamtas Yonif PR 328 Bantu Warga Panen Ternak Ayam

Social Media Share

JAKARTA, NP –Menjelang tibanya hari raya lebaran/Idul Fitri 1440 H, Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh Kostrad bantu  memanen hasil ternak ayam milik warga Kampung Arso 1, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 328/DGH dalam rilis tertulisnya di Keerom, Papua, Sabtu (1/6/2019).

Dijelaskan Mayor Inf Erwin Iswari, kegiatan hasil panen ternak ayam bersama  itu atas permintaan dari pemiliknya yaitu Agus.

“Sebelumnya, anggota kita membantu Saudara Agus membenahi kandang ayam nya yang rusak, dengan maksud agar ternak yang ada bisa tumbuh dengan sehat dan baik, serta resiko gagal panen,” ujar Erwin

“Kegiatan bersama warga  seperti ini, kita atur supaya tidak menghambat tugas pengamanan dan patroli wilayah perbatasan,” imbuh Erwin.

Menurut Erwin, peternakan ayam yang ada di Kampung Arso 1 tersebut setidaknya dapat mengurangi kebutuhan pasokan daging dari luar daerah , sekaligus meningkatkan roda ekonomi di daerah tersebut.

“Menjelang lebaran, kebutuhan daging memang meningkat, sehingga dengan adanya peternakan ayam di sini dapat membantu warga dalam hal kebutuhan daging,” jelasnya.

“Setidaknya tidak harus menunggu supplay dari luar daerah yang tentunya harganya pun akan mahal,” tambah Erwin.

Saat ini, lanjut Erwin, harga daging ayam bisa mencapai Rp 60.000- 65.000/ekor dan hasil ternak pak Agus di jual sekitar Rp. 50.000 – 60.000/ekor sesuai ukuran.

“Memang kapasitas produksinya belum banyak, tapi secara perlahan dan ditekuni maka di Keerom bisa menjadi pemasok daging ayam” tegas Erwin.

Terpisah, Agus mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Satgas (pimpinan Serka Suharto), sehingga dapat memanen hasil ternaknya dengan lancar dan baik .

“Terima kasih kepada personel TNI yang telah banyak membantu warga, termasuk kami. Keberadaan Satgas sering membantu dalam membantu meningkatkan perekonomian  warga,” ujar Agus. (pen)

Baca Juga  Siklon Tropis Lili Tumbuh di Laut Timor