Press "Enter" to skip to content

Jambore Iklim 2019, BMKG: Ajak Anak Sedini Mungkin Peduli Iklim

Social Media Share

Dwikorita berdialog dengan salah satu peserta Jambore Iklim 2019. (red)

JAKARTA, NP –  Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Kedeputian Klimatologi menggelar Jambore Iklim 2019 di Lapangan Monumen Nasional  (Monas), Selasa (30/4/2019).

Acara yang mengusung tema “Anak Peduli Iklim dan Tangguh Bencana “ ini melibatkan total peserta   214  anak  dari 32 Sekolah  Dasar (SD) di 5 wilayah yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Tambun.

“Jadi kegiatan hari ini adalah mengajak anak-anak  untuk peduli iklim, tanggap bencana. Jadi mereka kita ajak . Yang mengajak bukan hanya BMKG, tetapi dari Dinas Pendidikan DKI, kemudian dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Kemendikbud,”kata  Kepala BMKG Dwikorita Karnawati kepada awak media, di sela-sela acara Jambore Iklim 2019 di Monas, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

BMKG menyadari, bahwa kondisi iklim semakin  perlu kita waspadai, oleh karena itu anak-anak SD  ini diharapkan  pada 10-15 tahun  lagi sudah menjadi anak dewasa . Mereka inilah yang nantinya menjadi penyelamat lingkungan .

“Barang kali ada yang menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing.Oleh karena itu secara lebih dini  BMKG dan juga KLHK untuk sama-sama melaksanakan Jambore Iklim 2019  dengan tema “Anak Peduli Iklim dan Tangguh Bencana ,“ujar Dwikorita.

BMKG  mencatat, selama 100 tahun terjadi peningkatan temperatur udara di Indonesia. Rata-rata 1,5 derajat Celcius. Artinya bumi yang didiami manusia saat ini lingkungan nya sudah  semakin panas.

Untuk itulah  dia berharap dengan jambore iklim ini anak-anak semakin  memahami betapa pentingnya praktik-praktik nyata untuk menjaga lingkungan, agar tidak terjadi pemanasan global.

“Agar tidak lagi terjadi cuaca ekstrem, hujan lebat, agar tidak kekeringan, agar tidak terjadi banjir, tanah longsor  yang tidak dapat dikendalikan.  Antara lain tadi kita ingatkan anak-anak untuk selalu membuang sampah di tempatnya,”tutur Dwikorita.

Baca Juga  Lebih 550 Petugas Pemilu Meninggal: Penyakit Bawaan, Kelelahan, 'Politisasi'

Dwikorita kepada anak-anak juga berpesan agar  tidak  terlalu banyak menggunakan plastik . Plastik harus dikurangi dan  tidak naik kendaraan sendiri-sendiri, tetapi  menggunakan kendaraan umum, karena pemerintah sudah menyediakan berbagai moda transportasi umum, seperti LRT, MRT, bus way dan kereta api.

Acara Jambore Iklim 2019 adalah kali pertama dilaksanakan oleh BMKG. Acara ini juga dihadiri oleh Kwartir Nasional Pramuka, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Taruna Siaga Bencana Kementerian Sosial, hingga Dinas Pendidikan Provinsi DKI. Ada pula Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNJ, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU, Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah, hingga Water and Environment Science UNESCO. (red)