Press "Enter" to skip to content

RSA Puspita, Pesatren Assalam: Berbagi Ilmu untuk Anak-anak Kurang Mampu

Social Media Share

Puspita artinya adalah bunga yang diberikan untuk seorang anak perempuan. Kata puspita berasal dari India (Sansekerta). Kata puspita memiliki pengertian, definisi, maksud atau makna bunga, bisa digunakan untuk nama bayi (nama anak), nama perusahaan, nama merek produk, nama tempat, dan lain sebagainya. Kata puspita pun bagi masyarakat Jawa juga berarti kembang alias bunga.

Puspita yang satu ini merupakan rumah sahabat anak (RSA), yang berlokasi di Duren sawit, Jakarta Timur. Usianya kini sudah memasuki masa ‘remaja’ yakni 19 tahun

RSA Puspita melayani banyak anak yang mendapat sentuhan kasih sayang para relawan. Mereka bergabung sejak dari awal merintis rumah pelayanan untuk anak-anak yang memerlukan perhatian khusus.

Pada bulan suci Ramadan ini, sekitar 40 anak, selain tekun dengan  kewajiaban dan tugas sehari-hari; juga mendapat keempatan untuk menuangkan rasa suka cita. Bernyanyi dan bergembira bersama.

Alhamdulillah bulan Puasa sekarang ini lumayan berkah. Banyak tamu sing mengajak anak-anak untuk menikmati buka bersama bagi anak-anak dhuafa dari mulai tingkat usia sekolah sekolah dasar hingga sekolah lanjutan tingkat atas.

Berawal dari rumah kontrakan di daerah Jakarta Timur. Ukurannya kecil. Namun sekarang sudah berubah menjadi dua lantai. Rumah itu selalu menerima anak-anak yang ingin mengejar cita-cita mereka dan meninggalkan kehidupan jalanan.

Berbagai macam masalah sosial disandang oleh anak- anak ketika masuk ke RSA Puspita. Mereka mendapat bimbingan para pendamping yang dengan senang hati melayani dan membantu menyelesaikan masalah-masalah mereka.

Semua anak yang masuk ke RSA Puspita dan mempunyai kemauan yang tinggi untuk maraih cita-cita. Semua biaya pendidikan ditanggung oleh para relawan yang dengan senang hati dan ikhlas tergabung. Demikian A Madjid, salah seorang kakak pendamping kepada narasipos.com belum lama ini

Baca Juga  Eco-Ramadan Ajak Beribadah Sambil Lestarikan Lingkungan

Sekarang Puspita mempunyai cabang di Bogor, yakni Pesantren Assalam atau Pesantren Inggris. Pengasuhnya Kiai Ali Qohar dengan sapaan karib Pak Aang

Di sana dengan luas tanah sekitar 2 hektare, Puspita menjadi lebih dewasa. Berbagai macam kelas intensif diterapkan di sana, seperti kelas-kelas bahasa Inggris, matematika, musik, dan kitab kuning. Setiap hari para santri menggunakan full berbahasa Inggris model Kampung Inggris di Pare, Kediri, Jawa Timur.

Dengan mendatangkan guru dari manca negara, para santri pun fasih dengan bahasa Inggris. Sebut saja ibu Tessa dari Inggris yang rutin datang ke pesantren. Juga ibu Hellen dari New Zealand (Selandia Baru), negara di sebelah Selatan Australia, ‘berdekatan’ dengan Kutub Selatan. Ibu Hellen rutin datang dua kali seminggu.

Ada juga kelas editing yang baru dimulai. Dengan adanya kelas ini pesantren pun mempunyai channel Youtube ‘Pesantren Gugel’  (Gunung Geulis) yang membagikan video tentang kegiatan keseharian di pesantren. Ini semua tentu antara lain berkat sentuhan ustadz Syahroji.

Hingga sekarang, baik Puspita yang berada di Jakarta ataupun cabangnya Pesantren Inggris Assalam di Bogor, terus melayani banyak orang dan membantu anak-anak yang berkeinginan tinggi untuk meraih apa yang diinginkannya, agar mereka bisa merasakan  kesuksesan yang dulu hanya merupakan mimpi dan mengubahnya menjadi benar-benar kenyataan.

Selamat ulang tahun, Puspita … (her)