Press "Enter" to skip to content

Rayakan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Athan dan Kedubes RI Gelar Lomba Bahasa Indonesia di Vientiane

Social Media Share

JAKARTA, NP – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekan Indonesia, Kantor Atase Pertahanan Nasional (Athan) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Vientiane, Laos, menggelar lomba berbahasa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Atase Pertahanan Nasional (Athan) RI di Vientiane, Kolonel Inf Rory Ojak Halomoan Sitorus, dalam rilis tertulisnya di Vientiane, Laos, Senin (12/8/2019).

Diungkapkan Athan, dalam memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia tahun ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Vientiane menyelenggarakan kompetisi Bahasa Indonesia yang dilaksanakan pada Sabtu (10/8/2019).

“Para pesertanya adalah siswa Kursus Bahasa Indonesia yang diadakan oleh Kedutaan Besar yang bersaing dalam empat kompetisi utama yaitu kompetisi pidato Bahasa Indonesia; kuis Bahasa Indonesia, lomba menyanyi, dan lomba liputan jurnalistik,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Athan RI di Vientiane bahwa acara ini dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia, Bapak Toto Waspodo.

“Dalam sambutannya, KUAI RI menegaskan bahwa acara tersebut adalah untuk meningkatkan people-to-people contacts antara Indonesia dan Laos melalui penggunaan Bahasa In,” ucap pria yang akrab disapa Rory Ojak ini.

Rory menambahkan, kegiatan ini merupakan kali kedua diselenggarakannya Lomba Berbahasa Indonesia, dimana yang pertama kali diadakan pada tahun lalu.

“Antusiasme para peserta lomba menjadi penyemangat KBRI untuk kembali menyelenggarakannya di tahun ini,” jelasnya.

Lomba Bahasa Indonesia tambah Rory, diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia, baik dalam memperkaya kosakata maupun ekspresi kata.

“Yang lebih utamanya lagi adalah untuk meningkatkan keakraban dan persaudaraan antara siswa dan siswi kursus Bahasa Indonesia yang mayoritas merupakan masyarakat Laos dengan masyarakat Indonesia di Vientiane, “ jelasnya.

Baca Juga  Anwar Ibrahim Layak Menjadi PM Malaysia

Sebagai informasi tambahnya, Kursus Bahasa Indonesia ini diselenggarakan dengan bantuan staf pengajar dari Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) di Indonesia.

“Adapun jumlah pesertanya 50 orang, mulai dari pelajar, kalangan pemerintahan, dan 15 orang diantaranya Tentara dan Polisi Laos,” tuturnya.

Dirinya mengungkapkan, ini tentu sangat menggembirakan, di mana seni dan budaya bahkan Bahasa Indonesia telah menjadi bagian keragaman budaya di Laos.

“Semoga hal ini akan menjadi bagian dalam membangun kerja sama bilateral kita di segala bidang, termasuk dalam hal kepentingan pertahanan,” pungkasnya.

Untuk para pemenang lomba, hadiah akan diserahkan Duta Besar pada saat Upacara Pengibaran Bendera HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia yang akan diselenggarakan pada 17 Agustus 2019 mendatang. (Pen)