Press "Enter" to skip to content

Wasis Sarjono Berdayakan Kantong TKI dengan Puyuh

Social Media Share

JAKARTA, NP – Blitar, Kediri, dan Tulungagung selama ini dikenal sebagai daerah kantong TKI. Nah, ternyata  tempat-tempat itulah yang dicermati oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Wasis Sarjono. Dia memberikan pelatihan  cara beternak puyuh kepada para suami yang ditinggal istrinya bekerja di luar negeri.

“Para suaminya kita latih. Kita bekerjasama dengan PT Peksi Gunaraharja, Peternakan Burung Puyuh terbesar di DI Yogyakarta untuk distribusi ke kantong-kantong TKI tadi. Jadi uang kiriman yang dari luar negeri tidak sia-sia, karena dikembangkan. Model-model seperti itu pekerjaan saya,”kata Wasis baru-baru ini.

Menurut dia, apa yang telah dikerjakan nya itu telah sesuai dengan keinginan Menteri Pertanian, yaitu sebagai Job Creators.

“Ya kita jawab dengan itu. Jadi kita latih itu betul-betul melahirkan purnawidyanya itu  memiliki usaha berikutnya. Bukan dilatih, habis itu ga ada apa-apanya,”ujar Sis

Wasis menegaskan, tidak ada pelatihan yang tidak menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan tidak memiliki usaha.

Meski demikian, Wasis mengaku bukan tanpa kendala. “Kendalanya kepentingan stakeholder daerah. Kan kadang-kadang punya keinginan perwilayah,”ungkapnya.

Hal itu justru menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya, yaitu bagaimana meyakinkan Pemda setempat. Sebab kata dia , kalau usaha daerah “X”  berkembang, otomatis daerah lainnya juga akan ikut berkembang. \

“Jangan dipaksakan daerah yang tidak potensial, nanti malahan tidak berkembang, dan daerah lain tidak mau mencontoh,”pungkasnya.

Seperti  diketahui, telur puyuh adalah komoditas peternakan yang populer dimasyarakat. Selain harganya murah, telur puyuh juga mudah didapat dimana saja dibanyak tempat di Indonesia..

Ada banyak usaha kuliner yang menggunakan olahan telur puyuh ataupun dagingnya. Hal ini memang menjadi peluang usaha yang tidak boleh disia-siakan mengingat tingginya permintaan pasar. (red)

Baca Juga  Ekspor Bambu Hoki bikin Petani Untung