Petugas berjaga dan mengarahkan kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek setelah kondisi lalu lintas kembali normal, Jumat (20/3/2026).(Foto: Ist)
CIKAMPEK, NP – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek, mulai KM 36 hingga KM 70, resmi dihentikan.
Sebelumnya, rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan secara situasional dengan skema buka-tutup sejak 17 Maret 2026 atas diskresi Kepolisian.
Saat ini, kondisi lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek telah kembali normal di kedua arah.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan penghentian rekayasa lalu lintas dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan volume kendaraan yang semakin terkendali.
“Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, puncak volume kendaraan terjadi pada 18 Maret 2026. Selanjutnya, pada 19 Maret shift 3 hingga 20 Maret 2026, volume lalu lintas di kedua arah terpantau cukup terkendali sehingga dilakukan normalisasi dan contraflow dihentikan,” ujar Ria dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).
Ia menambahkan, pihaknya mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, kendaraan laik jalan, serta mencukupi daya, bahan bakar, dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.
Selain itu, pengguna jalan juga diharapkan mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. (red)







Be First to Comment