Peluncuran e-learning Kudagang mempermudah kontributor memantau harga secara digital dan meningkatkan kualitas data. (Foto: Ist)
BANDUNG, NP – Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, data harga barang kebutuhan pokok (bapok) yang akurat, kredibel, dan objektif menjadi fondasi pengendalian inflasi serta stabilitas harga nasional. Pernyataan itu disampaikan Mendag saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemantauan Bapok bertema “Kolaborasi dan Sinergi: Data Kredibel untuk Indonesia Maju”, Kamis (20/11/2025) di Bandung, Jawa Barat.
Rakernas yang digelar 20–21 November diikuti lebih dari 400 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk kepala dinas perdagangan dan kontributor Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) secara luring maupun daring. Turut hadir Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Mendag Budi menekankan pentingnya integritas data: “Tanpa kredibilitas data, kebijakan tidak akan tepat sasaran. Kita ingin pemantauan harga lebih terintegrasi, cepat, dan responsif.” Ia menambahkan, Kemendag mendorong standar pelaporan seragam, peningkatan kompetensi kontributor di daerah, dan digitalisasi sistem pencatatan harga pasar rakyat.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal S. Shofwan melaporkan, SP2KP kini mencakup 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota dengan tingkat pelaporan 93 persen. Data ini telah digunakan dalam 142 rapat pengendalian inflasi, menjadi panduan utama penanganan harga dan distribusi pangan.
Kepala BPS Amalia menyoroti kolaborasi yang solid antara Kemendag dan BPS, yang menghasilkan data akurat untuk perumusan kebijakan strategis. Sementara Wali Kota Bandung Farhan memuji peran data SP2KP dalam menjaga distribusi barang lancar, kualitas pangan terjaga, dan inflasi terkendali.
Pemberian Penghargaan
Rakernas juga memberikan penghargaan kepada 18 kontributor dan Tim Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) provinsi dengan kinerja unggul, antara lain Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat. Para kontributor memantau harga berbagai komoditas setiap hari, memastikan data akurat dan dapat dipercaya.
Peluncuran Platform Kudagang
Kegiatan ini juga meresmikan Kelas Pemantauan Bapok dan Penting melalui e-learning di kudagang.kemendag.go.id. Kelas ini menawarkan materi tentang urgensi data, metodologi survei, pemilihan komoditas, hingga etika dan integritas pemantauan.
Mendag Budi menegaskan, “Kredibilitas data SP2KP menentukan langkah kita dalam mengantisipasi gejolak harga. Integritas dan ketepatan data adalah tanggung jawab bersama pusat dan daerah.” (red)







Be First to Comment