Press "Enter" to skip to content

Basarnas Lakukan Operasi SAR di Tambang PT Antam Pongkor, Tiga Korban Masih Dicari

Social Media Share

Suasana mencekam di area tambang PT Antam Pongkor, tim SAR meninjau kondisi galian yang sempit dan berisiko tinggi. (Foto: Basarnas)

BOGOR, NP – Personil rescue Basarnas melalui Kantor SAR Jakarta dan Basarnas Special Group (BSG) menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjebaknya sejumlah penambang di kawasan PT Antam UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (18/1). Peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/1) dini hari, setelah munculnya asap dari dalam area galian tambang. Berdasarkan keterangan sejumlah penambang yang berhasil keluar, diperkirakan masih ada beberapa penambang lokal yang berada di dalam galian dan membutuhkan pertolongan SAR.

“Kami segera melakukan asesmen di lokasi kejadian serta menghimpun informasi akurat dari para saksi dan pihak manajemen PT Antam mulai Minggu (18/1) hingga Senin (19/1) malam. Berdasarkan hasil asesmen awal, diketahui area tambang tersebut merupakan lokasi yang telah ditutup oleh PT Antam. Proses ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi risiko sebelum pelaksanaan operasi SAR,” ujar Desiana Kartika Bahari, S.E., M.H., QGIA., QIA., Kepala Kantor SAR Jakarta sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi tersebut, dalam keterangan pers, Selasa (20/1/2026).

Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan kondisi struktur di dalam area tambang tidak stabil, dengan beberapa titik mengalami pelapukan. Kandungan udara di lokasi juga dinilai tidak layak, sehingga tim SAR membutuhkan peralatan khusus, seperti Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan peralatan SAR untuk ruang terbatas, mengingat jalur penambangan yang sempit dengan diameter sekitar satu meter.

Hari ini, Selasa (20/1), upaya pencarian dilaksanakan dengan membagi tim SAR menjadi dua kelompok, yakni tim pencarian di lokasi kejadian dan tim siaga yang bertugas untuk evakuasi dan medis. Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Basarnas bersama Emergency Response Team (ERT) PT Antam Pongkor, dengan dukungan peralatan SAR yang memadai. Berdasarkan informasi terakhir, diperkirakan terdapat tiga orang korban yang masih berada di dalam area galian tambang.

Adapun data korban yang masih dalam pencarian:

  1. Akim, warga Kampung Anyar, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya
  2. Aji, warga Kampung Anyar, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya
  3. Adam, warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *